BerandaBerita KomsosSr. Petra Abuk Asa, DSY: "Anak Tunggal" Mengikrarkan Kaul Kekal

Sr. Petra Abuk Asa, DSY: “Anak Tunggal” Mengikrarkan Kaul Kekal

Published on

spot_img

KOMSOS MANADO –  (Senin, 4/10) di Biara Savelberg Lotta diadakan Perayaan Ekaristi Syukur dalam rangka Pengikraran Kaul Kekal dari salah satu anggota Kongregasi Suster Dina Santo Yosep Manado, yakni Sr. Petra Abuk Asa, DSY. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Uskup Keuskupan Manado, Yang Mulia Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC, didampingi oleh Pastor Rheinner Saneba, Pastor Kristianus Ludong, Pastor Damianus Pongoh dan Diakon Firovani Adikila, serta dihadiri oleh Pimpinan Kongregasi DSY Manado, sebagian suster DSY yang sempat hadir, para bruder BTD dan perwakilan keluarga dari Sr. Petra.

Dalam homilinya, Uskup Rolly mengajak para suster dan semua yang hadir untuk bercermin pada teladan hidup yang ditunjukkan oleh Santo Fransiskus Asisi, Pelindung Kongregasi, yang pestanya juga dirayakan hari ini. Uskup Rolly menegaskan pentingnya suatu misi bersama yang dilaksanakan dalam hubungan persaudaraan yang erat satu sama lain. Santo Fransiskus Asisi yang pada zamannya tidak memiliki sarana secanggih sekarang, ternyata bisa membawa suatu misi besar di tengah dunia. Belajar darinya, Uskup Rolly mengajak semua yang hadir, teristimewa para suster DSY untuk memanfaatkan segala sarana yang ada demi sebuah misi bersama bagi dunia

Dalam ungkapan hati yang disampaikannya, Sr. Petra sungguh bersyukur atas penyertaan Tuhan baginya sampai saat ini. Ungkapan syukur itu tampak dalam tema yang dipilihnya untuk perayaan ini, yakni: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.” Menarik juga bahwa dalam sharing singkatnya, Sr. Petra mengatakan bahwa dia, yang di rumah memiliki 9 orang saudara, datang dan mulai menjalani hidup dalam kongregasi sebagai ‘anak tunggal’. Ia mengikrarkan kaul kekal seorang diri karena tidak memiliki teman angkatan yang lain lagi.

Akan tetapi, ketika ia menjadi bagian dari Kongregasi DSY Manado, ia bukan lagi ‘anak tunggal’, melainkan anak di antara banyak saudari se-Kongregasi. Persaudaraan inilah yang juga digarisbawahi oleh Sr. Christina Tandayu DSY, Pemimpin Umum Kongregasi DSY Manado. Suster Christina menegaskan pentingnya membangun persaudaraan dalam Kongregasi, maupun dengan semua pihak yang terlibat dalam segala proses pembinaan dan kehidupan kongregasi.

Selamat untuk Kongregasi DSY Manado yang berpesta hari ini dan proficiat untuk Suster Petra Abuk Asa, DSY untuk kaul kekalnya! (oV)

KONTEN POPULER

Latest articles

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

More like this

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...