BerandaBerita KomsosUntuk Menjalani Kehidupan ini, Manusia Harus Datang Kepada Tuhan

Untuk Menjalani Kehidupan ini, Manusia Harus Datang Kepada Tuhan

Published on

spot_img

Pastor Paroki Santo Mikael Perkamil, RD Aloisius Wenseslaus Maweikere (Wens) mengatakan, untuk dapat menjalani kehidupan ini, manusia harus datang kepada Tuhan.

Hal ini diungkapkan, Pastor Wens pada homili, bertempat di gedung gereja St Mikael, hari Minggu Biasa XIV (Thn A/I/2023) pada tanggal 9 Juli 2023.

Menurut Pastor Wens, dalam pengalaman hidup ini, ada rasa resah, gelisah dalam hidup kita.

Pada bacaan kedua, Roma (8:9,11-13), karena kita sudah di baptis menjadi anak Allah dan menerima sakramen krisma, kita mendapat penguatan dengan roh kudus untuk bersaksi tentang Tuhan, namun kadang kita jatuh karena masih hidup dalam daging.

Unsur kedua duniawi, kegelapan berusaha menghancurkan kita di dunia ini namun misteri kehidupan tidak terbuka bagi orang pandai tapi kepada orang kecil.

Diceritakan mengenai Pastor Martin yang sementara mempersiapkan kotbah, pergi ke tempat gunting rambut.

Kepada Pastor Martin, Tukang Gunting Rambut menyatakan tidak percaya dengan kasih Tuhan karena ada berbagai kejahatan di dunia ini.

Sementara Pastor Martin mencari jawaban pertanyaan tersebut, ia melihat keluar jendela ada gelandangan yang rambutnya sudah sangat panjang dan tidak terurus.

“Didunia ini tidak ada tukang gunting rambut, buktinya ada orang yang rambutnya panjang dan tidak terawat,” tutur Pastor Martin.

Jawab Tukang Cukur dengan tegas : “Kalau orang tersebut mau datang kepadaku pasti akan kucukur dengan rapi dan gratis.”

“Itulah sebabnya didunia ini, ada berbagai macam penderitaan dan kejahatan karena manusia tidak pernah datang kepada Tuhan,” tandas Pastor Martin.

Lanjut Pastor Wens, semua manusia harus datang pada Tuhan melalui pengajaran gereja yang benar agar berbagai penderitaan dan kejahatan akan hilang dari dunia ini.

“Apakah kita ada usaha untuk datang pada Tuhan?,” ujarnya.(man repi)

KONTEN POPULER

Latest articles

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

More like this

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...