BerandaBerita KomsosUskup Manado Terbitkan Surat Puasa 2026: “Satu Gereja, Satu Visi, Satu Misi”

Uskup Manado Terbitkan Surat Puasa 2026: “Satu Gereja, Satu Visi, Satu Misi”

Published on

spot_img

Manado, 17 Februari 2026 – Uskup Keuskupan Manado, Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC, menerbitkan Surat Puasa Tahun 2026 menyambut Masa Prapaskah yang dimulai pada Rabu Abu, 18 Februari 2026. Dalam suratnya, Uskup mengangkat tema “Satu Gereja: Satu Visi, Satu Misi – Gerakan Misioner Gereja dalam Menghadirkan Pengharapan.”

Dalam pesannya kepada para pastor, biarawan-biarawati, serta seluruh umat beriman, Uskup menegaskan bahwa Masa Prapaskah merupakan saat istimewa untuk mengenangkan dan mempersiapkan pembaptisan, sekaligus membina pertobatan. Ia mengajak umat untuk merenungkan kembali makna pembaptisan sebagai identitas dan martabat Gereja.

Tema tersebut, menurut Uskup, sejalan dengan visi Gereja Katolik Keuskupan Manado, yakni mengembangkan jati diri dan martabat Gereja dalam komunitas yang berbasis Sabda, iman, persaudaraan, kerasulan, dan keterlibatan dalam masyarakat. Selama Masa Prapaskah, umat diajak bergerak bersama dalam satu nafas iman, visi, dan misi, menghadirkan pengharapan melalui doa, devosi, liturgi, serta aksi nyata.

Gereja Sinodal dan Misioner

Uskup menekankan pentingnya semangat sinodal dan misioner dalam kehidupan Gereja. Ia mengingatkan bahwa seluruh umat berada dalam “satu kapal yang sama”, yakni Keuskupan Manado, sebagai persekutuan umat yang saling terhubung dan terikat. Dalam keberagaman, Gereja dipanggil untuk berjalan bersama hierarki, kaum religius, awam, pemerintah, umat beragama lain, serta memberi perhatian khusus kepada orang miskin, lanjut usia, dan difabel.

Ia juga menggambarkan Gereja sebagai “kawanan kecil” di tengah masyarakat yang majemuk. Meski kecil dalam jumlah, Gereja tetap dipanggil menjadi Garam dan Terang dunia dengan kualitas kehadiran yang berakar pada identitas dan martabatnya.

Ajakan Transformasi dan Aksi Nyata

Masa Prapaskah, lanjut Uskup, bukan sekadar diisi dengan kegiatan doa, puasa, dan pantang, tetapi menjadi kesempatan untuk transformasi iman dan pelayanan. Umat diajak untuk:

  • Membangun budaya kerja sama, dialog, dan partisipatif, meninggalkan individualisme dan eksklusivisme.
  • Aktif dalam kehidupan sosial dan pemerintahan dengan menjaga integritas moral dan sikap kritis yang independen.
  • Merawat harmoni dengan umat beragama lain sebagai Gereja yang terbuka dan dialogis.
  • Menghidupi semangat solidaritas bagi saudara-saudari yang miskin dan difabel.
  • Menjaga dan merawat alam ciptaan sebagai rumah bersama.

Program-program APP Keuskupan Manado 2026 serta hasil Musyawarah Pastoral 2026 menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan gerakan ini.

Aturan Puasa dan Pantang

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa puasa dilaksanakan pada Hari Rabu Abu dan Jumat Agung, sementara pantang dilakukan setiap hari Jumat selama Masa Prapaskah. Puasa berlaku bagi umat berusia 18–60 tahun, sedangkan pantang bagi mereka yang telah berusia 14 tahun ke atas. Pantang berarti tidak makan daging serta menahan diri dari kebiasaan tertentu seperti merokok atau konsumsi berlebihan sesuai pilihan pribadi.

Perayaan Sakramen Perkawinan dan peringatan tertentu tetap dapat dilaksanakan selama Masa Prapaskah, namun suasana pesta hendaknya disesuaikan dengan semangat tobat dan kesederhanaan.

Menutup suratnya yang ditandatangani di Manado pada 17 Februari 2026, Uskup mengajak seluruh umat memasuki Masa Prapaskah dengan penuh pengharapan dan sukacita iman, seraya menghayati moto episkopalnya, “In Lumine Tuo Videmus Lumen” — Dalam terang-Mu kami melihat terang.

KONTEN POPULER

Latest articles

Pastor Jacob Adilang: Kita Tidak Hidup Sendiri, Kita Hidup dalam Komunitas

TAHUNA — Umat Katolik diajak untuk tidak bersikap acuh terhadap sesama, melainkan berani menegur...

Sambut BKSN 2026, Umat Katolik Diajak Mendalami Sosok Yesus Sang Guru Lewat Injil Matius

Manado – Memasuki bulan September, seluruh umat Katolik di Indonesia kembali merayakan Bulan Kitab...

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...

More like this

Pastor Jacob Adilang: Kita Tidak Hidup Sendiri, Kita Hidup dalam Komunitas

TAHUNA — Umat Katolik diajak untuk tidak bersikap acuh terhadap sesama, melainkan berani menegur...

Sambut BKSN 2026, Umat Katolik Diajak Mendalami Sosok Yesus Sang Guru Lewat Injil Matius

Manado – Memasuki bulan September, seluruh umat Katolik di Indonesia kembali merayakan Bulan Kitab...

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel