USKUP MANOKWARI-SORONG TAHBISKAN 4 IMAM OSA

0
1807

Senin, 28 Agustus 2017, Tarekat OSA(Ordo Fratrum Sancti  Augustini) bersyukur Atas tahbisan imam dari 4 biarawannya. Dalam kotbahnya Uskup Hilarion Datus Lega, menyatakan bahwa Seorang imam harus rendah hati. Meskipun kerendahan hati itu sulit dilaksanakan tetapi bukan tidak mungkin. Kerendahan hati boleh dimiliki seorang imam kalau ia selalu berpaling pada Yesus, Sang Rabi, Sang Maha Tuhan dalam doa-doanya. Hanya dalam doa, seorang imam bisa dirasakan ciri khasnya. Hal penting lain yang harus diperhatikan seorang imam yaitu membiarkan diri dikuasai Allah, dengan demikian ia akan selalu cinta pada tugas pelayanannya. Tidak semestinya ada pesimisme dalam diri seorang imam, karena ia berkarya dalam Tuhan dan bekerja karena cinta.

Keempat biarawan OSA yang ditahbisan imam itu adalah 1. RP. Atanasius Bame, OSA, dengan motto imamat “Ia harus lebih besar, tetapi aku harus makin kecil” (Yoh 3:30) 2. RP. Stefanus Alo, OSA, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah injil” (Mrk. 16:15) 3. RP.Philipus Sedik, OSA “Ah Tuhan Allah,sesungguhnya aku tidak pandai bicara, sebab aku ini Masih muda” (Yer 1:7) dan 4. Mikael Janggu, OSA. Berbicaralah Tuhan, sebab hambamu mendengarkan (1 Sem 3:10). Sementara itu salah satu imam baru RP. Atanasius Bame, OSA mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih mewakili teman-teman imamnya. Ia Teristimewa Atas penyelenggaraan Ilahi Atas orang-orang yang mempengaruhi panggilan hidup mereka. Perayaan Ekaristi tahbisan imam diadakan di gereja St. Agustinus, Manokwari. Gereja yang baru saja diberkati pada Hari Minggu, 27 Augustus 2017. Hadir dalam upacara tahbisan imam ini, Mgr. Pius Datubara, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Medan dan hampir seluruh imam yang berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong. Sesudah perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan ramah tamah penuh ucapan syukur.

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini