Uskup Rolly Untu: Cinta Kasih Tali Pengikat yang Mempersatukan dan Menyempurnakan

0
127
Misa Pesta Keluarga Kudus di Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI dipimpin Uskup Keuskupan Manado Mgr Rolly Untu MSC.
Misa Pesta Keluarga Kudus di Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta GPI dipimpin Uskup Keuskupan Manado Mgr Rolly Untu MSC.

Bertepatan dengan perayaan Pesta Keluarga Kudus, Jumat (30/12/2022) digelar Natal bersama umat Kevikepan dan Pemerintah Kota Manado di Gereja Bunda Teresa dari Calcutta GPI, yang dipimpin Uskup Manado Keuskupan Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC., didampingi Vikep Manado Pst Benny Pangkey MSC, pastores dari 13 Paroki Kevikepan  Manado.

Dalam homilinya Uskup Rolly Untu mengungkapkan selama oktaf Natal umat katolik memperingati secara meriah. Hari keenam Natal dalam kalender liturgi diperingati sebagai Pesta Keluarga Kudus.

“Dalam bacaan pertama kitab Sirakh dari Perjanjian Lama disebutkan  barang siapa takwa kepada Tuhan akan menenangkan dan menghormati ibu, ayahnya. Menyenangkan dan menghormati orang tua itu dapat terjadi karena ikatan yang  mendasar tali cinta kasih yang mengikat dan menyempurnakan. Sedangkan  dalam  bacaan  kedua rasul Paulus kepada Jemaat di Kolose menegaskan Kalianlah orang pilihan Allah yang dikuduskan dan  dikasihi-Nya maka kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan  hendaknya kalian saling mengampuni bila yang seorang menaruh  dendam terhadap yang lain. Sebagaimana Kristus menghampuni kalian begitu juga kalian  mengampuni,” tutur Uskup Manado.

Lanjutnya Rasul Paulus mengatakan dan di atas semua itu kenakanlah cinta kasih sebagai tali pengikat yang mempersatukan  dan menyempurnakan. “Relasi suami dan  istri, relasi orang tua  dan anak-anak, kata kuncinya kalau ada kasih yang mengikat maka banyak hal bisa diselesaikan. Kalau ada cinta maka kesalahan-kesalahan bahkan  dosa pun bisa maafkan dan diampuni. Sebagaimana  Yesus yang  sampai digantung di kayu salib bahkan sampai pada kebangkitan-Nya dalam  perutusannya pada murid-muridnya Yesus menekankan untuk saling mengampuni. Kamu sudah diampuni maka hendaknya kamu juga mengampuni satu dengan yang lain,” sebut Mgr Untu.

Menurutnya, kasih sebagai tali yang mengikat suami dan  istri, orang tua  dan anak-anak, lebih jauh  dari itu relasi kita  dengan Tuhan  terungkap secara nyata dalam keluarga kudus  Nasaret, Yesus Maria dan Yosef. “Pada perayaan Keluarga Kudus ini mengajak kita merefleksi keluarga-keluarga, bapak, ibu, suami, istri dan anak-anak mengenai peran kita bercermin pada keluarga  Kudus Nasaret,” pungkasnya.

Puji-pujian dibawakan Pemkot Manado.
Puji-pujian dibawakan Pemkot Manado.

Dalam Misa Pesta Keluarga Kudus tersebut Uskup Mgr Rolly Untu juga berkeliling memberkati keluarga-keluarga yang hadir dengan memerciki air suci. Serta memberkati Wakil Walikota Richard Sualang.

Misa tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Manado dr Richard HM Sualang bersama sejumlah pejabat Pemkot Manado, rohaniawan dari gereja-gereja lain dan umat Islam sekitar.

SEKAMI ikut meramaikan Natal bersama umat Kevikepan Manado dan Pemkot Manado.

Usai misa dilanjutkan  dengan perayaan  Natal bersama ditandai dengan pemasangan lilin Natal diawali oleh Uskup, kemudian Vikep, Pastor Paroki Bunda  Teresa dari Calcutta GPI Pst Petrus Tinangon PR, kemudian Wakil Walikota, para pejabat dan  Kapolsek Mapanget.

Pada kesempatan itu Wakil Walikota Manado, berterima  kasih kepada umat katolik Kevikepan  Manado yang telah menjaga toleransi antar umat beragama. “Perayaan  Natal bersama ini selain dimaknai sebagai kelahiran Yesus Kristus ke dunia untuk menebus dosa kita, juga untuk meningkatkan  dan  memelihara iman kita,” tutur Sualang.

Wawali juga berterimakasih pada umat katolik Kevikepan Manado yang telah mendukung program pemerintah, menjaga kebersihan dan membayar pajak.(Roy)

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini