BerandaBerita KomsosUskup Rolly Untu: Imamat Adalah Warisan Kristus kepada Para Rasul Memuliakan Kemanusiaan

Uskup Rolly Untu: Imamat Adalah Warisan Kristus kepada Para Rasul Memuliakan Kemanusiaan

Published on

spot_img

Uskup Keuskupan Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, menegaskan bahwa imamat merupakan warisan Yesus Kristus kepada para rasul. Pesan tersebut disampaikannya dalam Perayaan Ekaristi ziarah rohani umat Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) dan Paroki Yesus Gembala Baik (YGB) Paniki yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Imamat Pastor Fransiscus Antonio Runtu Pr di Seminari Menengah St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Sabtu (30/05/2026).

Dalam sambutannya, Uskup Rolly Untu mengajak umat untuk memaknai imamat bukan sekadar jabatan dalam Gereja, melainkan sebuah tugas perutusan yang berasal dari Kristus dan diteruskan melalui para rasul, para uskup, hingga para imam saat ini.

“Imamat yang telah diserahkan Yesus kepada para rasul bukan hanya dijalankan, tetapi juga diteruskan dan ditradisikan terus-menerus oleh para pengganti rasul, yaitu para uskup, dan kemudian dipercayakan kepada para imam sebagai pembantu uskup,” jelas Uskup.

Menurut Uskup Rolly Untu, pemahaman tentang imamat tidak hanya terbatas pada tugas para imam. Semangat imamat Kristus juga harus tercermin dalam kehidupan seluruh umat beriman melalui sikap saling menguduskan, membangun, dan menuntun sesama menuju keselamatan.

IMG 0520

Ia menjelaskan bahwa para imam menjalankan tugas Kristus sebagai imam, nabi, dan gembala dengan menguduskan, mengajar, serta membina umat. Namun, panggilan untuk menghadirkan nilai-nilai tersebut juga dimulai dari lingkungan keluarga.

“Kita melaksanakan semangat imamat itu mulai dari keluarga. Orang tua memimpin, membina, mengajarkan iman kepada anak-anak, dan menuntun mereka ke jalan kasih Kristus,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Uskup Rolly Untu juga menyampaikan apresiasi kepada Pastor Fransiscus Antonio Runtu Pr yang telah mengabdikan diri selama 28 tahun dalam pelayanan imamat.

“Selamat kepada Pastor Angki yang telah menjalani 28 tahun imamat. Ini menjadi contoh dan semangat bagi para imam muda dan calon imam dalam menjalani panggilan mereka,” ungkapnya.

Uskup mengakui bahwa perjalanan seorang imam tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan dan kesulitan merupakan bagian dari panggilan yang harus dijalani dengan kesetiaan demi kemuliaan Allah dan pelayanan kepada umat.

“Dalam menjalani imamat tidak selalu lancar. Ada banyak kerikil dan tantangan yang harus dihadapi. Namun semua itu dijalankan demi kemuliaan Allah dan pelayanan bagi umat,” ujarnya.

Lebih jauh, Uskup Rolly Untu mengajak umat untuk merefleksikan pentingnya menghargai martabat manusia dalam Ensiklik Paus Leo XIV tentang Magnifica Humanitas (Kemanusiaan yang Mulia).

“Di tengah-tengah rupa-rupa tantangan, tugas ini demi kemuliaan Allah dan pelayanan umat. Sehingga ini tercermin dari Ensiklik Paus Leo XIV muliakanlah kemanusiaan seperti Maria dalam Injil Lukas 2:46. Salam maria penuh rahmat tuhan sertamu. Maria menjawab jiwaku memuliakan Allah,” ungkap Uskup Rolly Untu.  

Ia menghubungkan pesan tersebut dengan spiritualitas Bunda Maria yang menjadi teladan dalam memuliakan Allah melalui kerendahan hati dan ketaatan. Menurutnya, Maria dapat memuliakan Allah karena terlebih dahulu dihargai dan dipilih Allah untuk mengambil bagian dalam karya keselamatan sebagai Bunda Sang Penebus.

“Mari kita belajar dari Bunda Maria. Maria memuliakan Allah karena ia terlebih dahulu dihargai oleh Allah dan dipilih menjadi Bunda Penebus. Karena itu, memuliakan Allah juga berarti menghargai dan memuliakan kemanusiaan,” katanya.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa ziarah rohani tidak hanya menjadi perjalanan iman secara fisik, tetapi juga momentum untuk memperbarui komitmen dalam melayani sesama, menghargai martabat manusia, dan menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan syukur HUT ke-28 Imamat Pastor Fransiscus Antonio Runtu Pr berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan syukur, dihadiri umat dari kedua paroki yang mengikuti rangkaian ziarah rohani sebagai bagian dari penguatan iman dan kebersamaan dalam Gereja.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

MANADO SIAP SAMBUT PKSN XIV TAHUN 2027

MANADO, — Keuskupan Manado resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN)...

HUT Ke-28 Imamat Pastor Angki Runtu Jadi Momentum Refleksi Otoritas dan Tanggung Jawab Imamat

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Imamat Pastor Fransiscus Antonio Runtu Pr berlangsung penuh...

Umat Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI dan Paroki YGB Paniki Ziarah Bersama di Seminari Kakaskasen

Setelah dimekarkan pada Februari 2021, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) dan...

PPA PAROKI KAIWATU ISI LIBURAN DENGAN REKOLEKSI

TAMPUSU - Untuk mengisi waktu liburan Putra-Putri Altar (PPA) Paroki Santa Veronika dari Binasko...

More like this

MANADO SIAP SAMBUT PKSN XIV TAHUN 2027

MANADO, — Keuskupan Manado resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN)...

HUT Ke-28 Imamat Pastor Angki Runtu Jadi Momentum Refleksi Otoritas dan Tanggung Jawab Imamat

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Imamat Pastor Fransiscus Antonio Runtu Pr berlangsung penuh...

Umat Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI dan Paroki YGB Paniki Ziarah Bersama di Seminari Kakaskasen

Setelah dimekarkan pada Februari 2021, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) dan...