BerandaBerita KomsosVigili Paskah, Misteri Cahaya dan Persekutuan Iman

Vigili Paskah, Misteri Cahaya dan Persekutuan Iman

Published on

spot_img

Misa Vigili Paskah di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta, Griya Paniki Indah (GPI) Manado, pada Sabtu malam (04/04/2026) menggunakan ritus lengkap. Umat diajak untuk tidak sekadar merayakan ritual, melainkan masuk ke dalam kedalaman misteri keselamatan Allah.
Perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Pastor Paroki, Pst. Fransiscus Antonio Runtu, Pr., ini diawali dengan liturgi cahaya. Setelah mengarak lilin Paskah yang menyala, pastor memadahkan pujian Paskah (Exultet).
Selanjutnya dilanjutkan dengan liturgi sabda, membacakan 7 bacaan Kitab Suci dan Mazmur. Dalam homilinya Pastor Fransiscus mengangkat iman bukanlah proyek individu, melainkan sejarah komunitas.
“Berjalan bersama itu berarti ada orang lain, bukan hanya saya. Berjalan bersama itu berarti ada sejarah masa lalu,” ungkap Pastor Fransiscus Runtu.
Melalui tujuh bacaan dalam ritus lengkap tersebut, umat diingatkan bahwa Allah telah bekerja sejak awal mula penciptaan, melalui pengorbanan Abraham, hingga pembebasan dari perbudakan Mesir.
Pastor Angki mengingatkan tanggung jawab setiap orang beriman terhadap sesamanya. Menurutnya lilin yang dipegang umat bukan hanya menerangi jalan pribadi, melainkan bagian dari obor besar persekutuan.
“Apa yang saya jaga bukan cuma keselamatan saya, pribadi, tapi keselamatan komunitas,” tuturnya. Lanjutnya, Paskah adalah momen di mana umat kembali menyadari bahwa sejarah masa lalu adalah fondasi untuk melangkah ke masa depan. Cahaya Paskah adalah cahaya yang menuntun seluruh umat manusia sebagai satu kesatuan, bukan sebagai individu yang terpisah.
Menjelang akhir refleksinya, Pastor Fransiscus menyoroti sapaan Yesus dalam Injil Matius malam itu. Ia menjelaskan bahwa jika Natal membawa warta “Damai di bumi”, maka Paskah membawa sapaan personal namun komunal “Salam bagimu” (Shalom).
Sapaan ini merupakan undangan bagi umat untuk membaharui janji baptis dengan rasa damai, bukan dengan ketakutan. “Semoga dengan rasa damai ini kita boleh senantiasa membaharui dan memperjuangkan iman Kristiani, bukan hanya iman pribadi tapi iman persekutuan kita,” pesan Pastor sebelum melanjutkan ke Liturgi Baptis.
Dalam Baptis, Pastor Angki memberkati air baptis dan air kudus. Umat kemudian diajak memperbaiki janji baptis. Selanjutnya, misa dilanjutkan dengan liturgi ekaristi.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

Australia’s Top Online Casino 2025

Being able to unveil the most magnificent electronic gambling sites in Australia's web-based...

Most Reliable Online Casino in Australia 2025

To discover the most robust virtual gambling sites in Australia's digital casino world...

Welke voordelen overtuigen Nederlanders om online te gokken?

Welke voordelen overtuigen Nederlanders om online te gokken? De belangstelling van digitale kansspelen...

Pin Up Casino – Azərbaycanda Onlayn Kazino – Rəsmi Giriş

Pin Up Casino - Azərbaycanda Onlayn Kazino - Rəsmi Giriş ...

More like this

Paroki Santa Veronika dari Binasko Rayakan Pesta Pelindung dan HUT ke-7, Diwarnai Launching Website Digital

MANADO – Umat Paroki Santa Veronika dari Binasko Kaiwatu menggelar acara syukuran perayaan pesta...

Melalui Sabda-Nya, Umat Wilayah Rohani Santa Birgitta Diajak Memperbarui Iman

Tahuna – Umat Wilayah Rohani Santa Birgitta kembali berhimpun dalam suasana penuh kekhusyukan untuk...

Gerakan Kasih untuk Lansia, Rangkaian HUT ke-7 Paroki Sta. Veronika dari Binasko Kaiwatu

MANADO – Rangkaian Perayaan Pesta Pelindung dan HUT ke-7 Paroki Santa Veronika dari Binasko...