Sabtu 21 Juni 2024, Seksi Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten menggelar Workshop Literasi Digital.
Dilaksanakan pada lantai dua pastoran setempat, kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan umat dari seluruh Wilayah Rohani di Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten.
Sedangkan narasumber dalam kegiatan itu yakni RD Yohanes I Made Pantyasa selaku Ketua Komisi Komsos Keuskupan Manado serta akademisi Unima yang juga praktisi IT, Quido Kainde.
“Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat mengakses, membagikan, dan memproduksi informasi. Namun, kurangnya literasi digital menyebabkan banyak orang rentan terhadap hoaks, penipuan online, dan penyalahgunaan media sosial,” kata Koordinator Komsos Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, Victor Mongi.
Oleh karena itu diperlukan kegiatan edukatif yang membekali umat Paroki agar memiliki kemampuan literasi digital yang memadai.
Victor Mongi juga mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan itu pula untuk mensosialisasikan pesan Paus Fransiskus dalam rangka hari Komsos ke 59 tahun 2025. Serta melatih kemampuan peserta dalam memilah informasi yang valid di internet.
“Perserta juga diajari soal perilaku digital yang etis dan bertanggung jawab. Termasuk cara melindungi data pribadi dan keamanan digital,” pungkas Dia.

Sedangkan Pastor Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, RD Hadi Ignatius Untu ketika membuka kegiatan tersebut mengapresiasi kepada Komsos atas berbagai program yang telah dilaksanakan.
“Literasi sangat penting karena perkembangan digitaliasi sungguh luar biasa, banyak hal positif dan negatif tersaji pada ruang publik. Tinggal bagaimana kita menyaring setiap informasi agar terhindar dari hal-hal yang bisa menjerumuskan ke hal yang tidak baik karena perkembangan digital,” kata RD Hadi Ignatius Untu.

RD Yohanes I Made Pantyasa dalam materinya mengatakan bahwa Yesus merupakan seorang komunikator ulung. Dia menjelaskan pula soal sejarah dan perkembangan hadirnya Komunikasi Sosial di dunia maupun dalam Gereja Katolik sendiri.
Termasuk memaparkan sejumlah dokumen Gereja Katolik dalam mendukung upaya Komunikasi Sosial, seperti hasil Konsili dan beberapa lainnya.
Pimpinan Radio Montini Manado ini juga menjelaskan dan menjabarkan soal inti dari pesan Paus Fransiskus untuk Hari Komsos ke 59 tahun 2025, yang juga diangkat sebagai tema dalam kegiatan tersebut yakni Bagikan dengan Lemah Lembut Harapan yang ada di Hatimu.
“Intinya adalah pentingnya komunikasi yang bertanggungjawab, membangun harapan, bagikan dengan penuh hormat, sebagai kesaksian, dibagun bersama, berakar pada hati dan hadirkan kisah penuh harapan,” jelas RD Yohanes I Made Pantyasa.

Sementara itu Quido Kainde dalam materinya soal AI dan Hoaks. Dia menjelaskan bahwa AI atau Artificial Intelligence atau Kecerdasan Manusia adalah buatan manusia.
“AI tanpa hati nurani, sehingga manusia harus lebih pintar dan jangan dibodohi oleh mesin buatan manusia. Gunakan teknologi dengan sebaiknya. Serta verifikasi setiap informasi sebelum disebarkan agar tidak menjadi korban hoaks maupun penipuan,” jelas Ketua UPK TIK Unima ini.
Kegiatan itu merupakan progam kerja seksi Komsos Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten tahun 2025.

Kesempatan itu juga Dia menjelaskan soal keamanan digital. Sehingga setiap orang tidak mudah diretas dan data pribadi bocor pada dunia internet.
