BerandaUncategorized1500 Umat Paroki Tuminting Ziarah di Biara Hati Kudus Skolastikat Pineleng

1500 Umat Paroki Tuminting Ziarah di Biara Hati Kudus Skolastikat Pineleng

Published on

spot_img

Kamis, 29 Mei 2029. Umat Paroki berziarah ke Gua Maria di Biara Hati Kudus Skolastikat Pineleng, di Hari Kenaikan Yesus Kristus. Hampir 1500 hadir dalam ziarah ini berasal dari 30 wilayah Rohani, dan 6 Stasi (Stasi St. Fransiscus Xaverius Buha, Bunda Hati Kudus Pandu, Stasi Kosmas dan Daminus Pandu, Stasi Antonius de Padua Wori, Stasi St. Joseph Tiwoho dan Stasi Hati Kudus Yesus Mantehage. Umat berkumpul di Lapangan Postulat MSC, kemudian melakukan Rally Rosario (berarak) menuju Biara Skolastikat MSC sesuai nomor urut pendaftaran.
Para Peziarah Pengharapan di Tahun Suci (Yubelium) 2025, mulai berarak selesai Pembukaan rosario yang dipimpin oleh Sie Liturgi Paroki, kemudian dilepas masing-masing Wilayah Rohani oleh Dewan Pastoral Paroki (DPP) dipimpin oleh Pater Joseph Pontoan MSC, dan diikuti oleh DPP Inti. Pater Joseph melepas peserta dengan berkat, dan peserta Pertama wilayah Rohani St. Elisabeth Pusat Paroki, dan peserta terakhir Wilayah Rohani St. Mikael Pusat Paroki. Sambil berarak umat melantunkan doa rosario (rally rosario) dan lagu-lagu maria serta lagu Hymne Tahun Yubileum 2025, dipimpin oleh Ketua Wilayah atau umat yang ditunjuk.
Para Peziarah juga membawa atribut Maria, “Luce and friend” maskot Tahun Yubileum 2025 dan ornament lain seperti Pelindung Wilayah Rohani. Rally Rosario ini juga diberi penilaian khusus oleh para frater, untuk menambah ketertiban, kekhusyukkan dalam berdoa Rosario yang hasilnya diumumkan selesai misa di Kapel Skolastikat. Dalam Rally Rosario ini 6 kelompok wilayah Rohani menjadi juara 1 hingga juara Haparan 3.
Selesai ziarah dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi, dan sebegai selebran utama Pater Julius Sodah, MSC, konselebran lainnya Pater Josep Pontoan MSC, Pater Gino Farneubun MSC, Pater Purwanto MSC, Pater Hermas Asumbi, MSC; Pater Adri Budi, MSC, Pater Alfian Ohoiwutun MSC. Umat yang hadir juga mengikuti perayaan ekaristi dengan kyusuk dan hening, jika ada benda kecil yang jatuh ke lantai pasti terdengar nyaring, karena keheningan tersebut. Artinya umat mengikuti misa dengan baik dan focus, dengan berdoa. Apalagi dengung suara melodi kolintang yang merdu, ditambah suara indah dari para frater dalam melantunkan lagu-lagu ordinarium dan sepanjang misa berjalan. Suasana yang jarang dan sulit ditemukan ditempat lain.
Dalam Khotbah Pater Julius membahas tentang “surga menurut kristiani, yang menjadi tujuan umat adalah berjumpa langsung dengan Allah, berhadapan muka dengan muka. Beliau menyarankan kita selama menjalani kehidupan didunia selain menjalani kehidupan duniawi juga mempersiapkan kehidupan Rohani, ketika kita kembali (dipanggil) kepada sang pencipta, sehingga mencapai surga yang menjadi keinginan umat beriman”.
Dalam sambutannya, Pastor Paroki Pater Joseph Pontoan” berterima kasih kepada pihak Skolastikat (pastor dan frater) yang telah bersedia disibukkan dengan kunjungan ribuan umat tuminting. Dalam kesempatan ini juga Pater Josep mengingatkan tentang perlu meningkatkan ‘sense of belonging’ (rasa memiliki umat) kepada paroki dan persaudaraan antar umat Tuminting”. Pada saat yang sama juga, Umat Tuminting melalui bidang 4, bendahara paroki menyerahkan donasi dana tunai yang dikumpulkan dari wilayah Rohani, dan keluarga-keluarga yang rela juga berbagi untuk membantu skolastikat. Sehari sebelumnya, sudah diserahkan donasi berupa bahan natura, seperti beras, minyak kelapa, telur serta bahan lainnya.
Ziarah Bulan Maria (Mei) dan Bulan Rosario (Oktober) adalah tradisi dalam Gereja Katolik di mana umat beriman mengunjungi tempat-tempat ziarah lebih khusus gua Maria untuk memperdalam devosi atau penghormatan kepada Bunda Maria. Ziarah ini seringkali merupakan kesempatan untuk berdoa, merenung, dan memohon pertolongan Bunda Maria untuk disampaikan kepada Putranya (per Mariam ad Jesu) dalam menghadapi persoalan-persoalan yang dihadapi dalam menjalani kehidupan di dunia.
Tradisi penghormatan kepada Bunda Maria pada Bulan Mei mulai berkembang pada abad ke 13. Pada tahun 1720 Kongregasi Jesuit mulai mendorong devosi kepada Maria pada bulan Mei di Italia. Tahun 1809, Paus Pius VII yang dipenjarakan berjanji, jika dibebaskan akan mendedikasikan perayaan bagi Bunda Maria, dan janji ini ditepati dengan penetapan Bulan Maria. Tahun 1854, Paus Pius IX mengumumkan Dogma Bunda Maria yang Dikandung Tanpa Noda, hal mana memperkuat devosi kepada Bunda Maria. Tahun 1954, Paus Pius XII menetapkan secara resmi bulan Mei sebagai Bulan Maria dengan surat apostolik Ad Caeli Reginam. Demikian Sejarah singkat, mengapa Bulan Mei menjadi Bulan penghormatan kepada Bunda Maria.
Untuk mengatur ribuan orang yang berkumpul, perlu dipersiapkan dengan matang, dan kegiatan ziarah ini di koordinasikan oleh DPP Inti, dibantu oleh anggota DPP lainnya. Setelah ditetapkan pada awal Mei, persiapan sudah mulai dilaksanakan di Dewan Pastoral Paroki (DPP) Ratu Rosari Suci Tuminting. Selain Kerjasama tim internal paroki dan juga berkoordinasi dengan pihak Skolastikat MSC Pineleng, dalam hal ini dengan Pater Aris Angwarmase, MSC yang ditunjuk sebagai ketua tim skolastikat. Kerjasama tim ini berjalan dengan baik, sehingga kegiatan ziarah bisa berjalan dengan baik, meskipun menghadapi sedikit tantangan pada hari pelaksanakan tapi bisa diatasi.
Biara Skolastikat MSC Pineleng, merupakan tempat pembinaan bagi Frater-frater MSC Provincial Indonesia. Biara ini terletak di bukit Pineleng, berdekatan dengan Perumahan Pineleng Permai. Tempat ini merupakan tempat yang asri, sejuk dan tenang terlebih untuk belajar, sehingga menjadi tempat ideal untuk pembinaan para calon imam katolik tarekat MSC. Keheningan dan ketenganan tempat ini terusik, pada saat didatangi oleh rubuan umat dari Paroki Tuminting. Para Frater harus rela ditunda hari libur mereka, demi mempersiapkan tempat, menyambut umat yang datang berziarah. Tapi ini merupakan bagian pelayanan umat, yang nantinya mereka pimpin kelak, Ketika mereka menjadi imam.
Para pastor dan frater cukup sibuk mempersiapkan kedatangan umat tuminting, mulai dari tenda, kursi, sound tambahan, pengaturan parkir lokasi tempat makan, bahkan pemberitahuan kepada kepolisian setempat, karena berkumpulnya banyak umat untuk datang berdevosi kepada Bunda Maria, akan mempengaruhi situasi lalu lintas setempat.
Ziarah ini sempat membuat macet jalur Jalan Manado – Tomohon, pada saat menurunkan peserta, perarakan dan kepulangan. Hal ini juga karena jumlah kendaraan yang di gunakan pesiarah bis berjumlah 16 buah dan mobil pribadi lebih dari 100 unit, belum motor. Pengaturan parkir dan jalur lalu lintas para frater dibantu oleh Legio Cristi Paroki Ratu Rosari Suci Tuminting.
Dengan kegiatan ziarah ini, umat paroki juga bisa mengetahui keberadaan biara dengan aktivitasnya, karena banyak umat yang tidak tahu ada biara hati kudus, lokasi beserta aktivitasnya. Paroki Tuminting sudah sejak lama dilayani oleh Pastor-pastor MSC, sehingga sepatutnya mengetahui tempat pembinaan atau rumah formasi Skolastikat Pineleng. Semoga kegiatan ziarah ini mempererat hubungan umat dan gembalanya, yang selama ini melayani dengan senang hati umat Paroki Ratu Rosari Tuminting. #Decky #komsosraturosarisucituminting.



DCGO0309

JOLS2246
KODC9588
UBUF7104
EQOP9002

KONTEN POPULER

Latest articles

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Penyuluhan Hukum Tentang Bullying dan KDRT

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan...

KBK Kevikepan Manado Ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI

Kaum Bapak Katolik (KBK) se-Kevikepan Manado melaksanakan ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya...

Umat Wilroh Santa Bernadette Keak Rayakan Pesta Pelindung

Banggai – Umat Wilayah Rohani Santa Bernadette Stasi Kerahiman Ilahi Keak merayakan pesta pelindungnya...

More like this

Mengujungi yang Sakit dan Lansia, Aksi Nyata Pekan Pertama Umat Wilroh Santa Veronika

Banggai – Umat Wilayah Rohani Santa Veronika Stasi Bolitan mengunjungi anggota umat yang sakit...

Mengasihi Tanpa Batas, Mengampuni Tanpa Akhir

Kasih Kristiani bukanlah kasih yang bersyarat. Kasih sejati mengalir dari hati yang rela memberi...

Menjadi Saksi Kristus di Tengah Penderitaan

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,Hari ini Gereja mengenangkan Santo Paulus Miki dan Kawan-kawan, para martir...