BerandaBerita KomsosSanto Beda, Pengaku Iman dan Pujangga Gereja

Santo Beda, Pengaku Iman dan Pujangga Gereja

Published on

spot_img

Beda, yang bergelar “Venerabilis” lahir di Inggris kira-kira pada tahun 672. Pada usia 7 tahun, ia masuk biara Benediktin di Wearmouth, Inggris Utara di bawah pemimpin Abbas Benediktus Biscop. Kemudian, dari sana ia dipindahkan ke biara Santo Paulus di Jarrow sambil mengadakan kunjungan-kunjungan singkat ke Lindisfarne dan York.

Kesucian, kepandaian dan kehalusan budinya membuat banyak orang tertarik kepadanya, dan rela menjadi muridnya. Hidupnya dipusatkan pada Ofisi Suci, studi, mengajar dan menulis. Dalam bidang studi, mengajar dan menulis, ia jauh lebih unggul daripada rekan-rekannya yang lain. Berbagai pokok iman ditulisnya dan dipelajari di biara-biara. Pengaruhnya terasa sekali dalam sekolah-sekolah biara pada abad pertengahan. Buku-bukunya di pakai sebagai buku standart bagi pendidikan di biara-biara. Ia menulis berbagai buku ilmu pengetahuan antara lain: Fisika, sebuah buku tentang Waktu/Tarikh. Ia mempopulerkan ide penanggalan peristiwa-peristiwa sebelum dan sesudah Masehi, meskipun beliau bukanlah pencetusnya.

Karyanya yang terbesar ialah komentar-komentar tentang Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Beliau sendiri menganggapnya sebagai sumbangan yang terbesar bagi Gereja. Pendekatannya terhadap Kitab Suci umumnya bersifat allegoris, walaupun ketika itu ia menempatkan tafsiran allegoris dan liteter secara sejajar. Karyanya di warnai oleh ortodoksinya dalam teologi dan dalam penggunaan bahasa latinnya yang klasik. Dalam penggunaan sumber-sumber untuk buku-bukunya, ia menambahkan komentar-komentarnya dan penelitiannya sendiri, sehingga karya-karya teologisnya tidak semata-mata merupakan kompilasi tetapi merupakan ungkapan pikiran dan kepribadiannya.

Santo Beda dikenal sebagai pintu masuk dalam sejarah Gereja Inggris. Ia adalah kebanggaan orang Katolik Angosakson dan satu-satunya Sarjana Gereja yang berkebangsaan Inggris. Karya-karyanya yang cermelang tentang Ilmu Pengetahuan dan tentang Kitab Suci membuat dia digelar sebagai Pujangga Gereja. Ia meninggal dunia pada tahun 735.

KONTEN POPULER

Latest articles

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

More like this

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...