BerandaBerita KomsosApa Keistimewaan dan Keunggulan Bunda Maria?

Apa Keistimewaan dan Keunggulan Bunda Maria?

Published on

spot_img

Apa keistimewaan dan keunggulan Bunda Maria? Hal itu dikupas dan  diuraikan oleh Pastor Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) Pst. Johanis Josep Montolalu Pr., dalam khotbahnya pada perayaan ekaristi Hari Minggu Biasa XX, Minggu (18/08/2024).

Hari Minggu Biasa XX tanggal 18 Agustus 2024 umat Katolik di seluruh dunia memperingati Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, yang biasanya jatuh pada tanggal 15 Agustus. “Tahun ini, perayaan tersebut dipindahkan ke hari Minggu terdekat, sebuah langkah yang menimbulkan pertanyaan di kalangan umat. Mengapa Maria begitu istimewa? Apa keunggulan Bunda Maria, hingga gereja harus memutuskan untuk memindahkan perayaan ini, sementara perayaan lainnya tetap pada hari aslinya?” tutur Pastor John Montolalu.

Pastor mengungkapkan, keistimewaan Maria tak lepas dari perannya yang luar biasa dalam sejarah keselamatan umat manusia. Khotbah Pastor John mengupas beberapa alasan mengapa Santa Perawan Maria begitu dihormati dan diperingati secara khusus. 

“Kisah Maria, yang menerima kabar dari malaikat Gabriel bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus, menegaskan keunggulannya sebagai wanita yang diberkati di antara semua wanita, seperti yang diakui oleh Elisabet dalam Injil,” ungkap Montolalu.

Lanjutnya, Bunda Maria adalah figur yang dipilih oleh Tuhan bukan karena kehebatannya sebagai manusia, melainkan karena kerendahan hatinya dan kepercayaannya yang tak tergoyahkan. 

“Ketika ia berkata, jiwaku memuliakan Tuhan, hatiku bergembira karena Allah penyelamatku. Maria menunjukkan bahwa keunggulannya berasal dari Tuhan yang menjadikannya istimewa di mata-Nya,” sebut Pastor John.

Montolalu juga mengungkapkan, perayaan ini juga mengingatkan kita akan penderitaan dan kesulitan yang dialami Maria sepanjang hidupnya, mulai dari mengandung Yesus hingga menyaksikan penderitaan dan kematian-Nya di kayu salib. Namun, melalui semua itu, Maria tetap setia dan taat kepada kehendak Tuhan, yang akhirnya mengangkatnya ke surga dengan jiwa dan raganya.

Peringatan ini mengajak umat untuk meneladani iman dan keteguhan Maria. Khotbah tersebut mengajak kita untuk menyadari bahwa keunggulan dan keistimewaan bukanlah hasil usaha manusia semata, tetapi anugerah Tuhan yang diberikan kepada mereka yang rendah hati dan taat. 

“Dalam kehidupan sehari-hari, umat diajak untuk menatap surga, mengikuti jejak Maria, dan berusaha menjadi unggul dalam iman, meskipun harus melalui berbagai penderitaan. Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga menjadi momen penting bagi umat Katolik untuk memperkuat iman, merenungkan teladan Maria, dan menerima undangan Yesus untuk ikut serta dalam kemuliaan yang kekal. Perayaan ini menegaskan bahwa di tengah segala tantangan hidup, ada harapan dan kemuliaan yang menanti bagi mereka yang setia mengikuti jalan Tuhan, seperti yang telah ditunjukkan oleh Bunda Maria,” pungkas Pastor John.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

Legio Christi Ambil Bagian dalam Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100

TAHUNA – Kelompok Kategorial Legio Christi (LC) mengambil bagian dalam pelayanan pada perayaan Hari...

Minggu Misi Sedunia ke-100, Umat Tahuna Diajak Bersatu dalam Kristus

TAHUNA – Umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna merayakan Hari Minggu Misi...

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

More like this

Legio Christi Ambil Bagian dalam Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100

TAHUNA – Kelompok Kategorial Legio Christi (LC) mengambil bagian dalam pelayanan pada perayaan Hari...

Minggu Misi Sedunia ke-100, Umat Tahuna Diajak Bersatu dalam Kristus

TAHUNA – Umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna merayakan Hari Minggu Misi...

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...