BerandaUncategorizedIbadah Wilayah Rohani St. Polikarpus di Rumah Keluarga Lengkong Bayolanan

Ibadah Wilayah Rohani St. Polikarpus di Rumah Keluarga Lengkong Bayolanan

Published on

spot_img
IMG 20250218 WA0169

Pada tanggal yang telah dijadwalkan, ibadah wilayah Rohani St. Polikarpus berlangsung dengan khidmat di rumah Keluarga Lengkong Bayolanan, dihadiri oleh 36 umat. Ibadah ini dipimpin oleh Monica Wagiman, yang membacakan Kitab Kejadian 6 sebagai dasar untuk renungan. Kisah dalam Kitab Kejadian 6 ini mengungkapkan perintah Allah kepada Nuh untuk membangun sebuah bahtera dalam persiapan menghadapi banjir besar yang akan menghapuskan semua kehidupan di bumi, kecuali mereka yang diselamatkan.

Bacaan dari Kitab Kejadian 6 diawali dengan gambaran bagaimana manusia pada zaman itu semakin terjerumus dalam kejahatan. Allah melihat bahwa kejahatan telah merajalela, dan setiap niat hati manusia cenderung pada kejahatan terus-menerus. Allah pun berduka dan menyesal telah menciptakan manusia di bumi, dan Dia memutuskan untuk menghancurkan seluruh ciptaan-Nya. Namun, di tengah-tengah kejahatan yang melanda bumi, Nuh ditemukan sebagai seorang yang benar di mata Allah. Nuh hidup dalam kesetiaan dan ketaatan, yang membuatnya berbeda dari manusia lainnya.

Allah kemudian berbicara kepada Nuh dan memberikan perintah khusus untuk membangun sebuah bahtera besar yang akan digunakan untuk menyelamatkan keluarganya dan sepasang dari setiap jenis hewan. Bahtera tersebut harus dibuat dari kayu gofir dengan ukuran yang sangat besar, terdiri dari tiga tingkat, serta dilapisi dengan ter di bagian dalam dan luar. Allah juga memberikan rincian spesifik tentang ukuran bahtera, pintu, serta atapnya.

Allah menjelaskan kepada Nuh bahwa Dia akan mendatangkan air bah besar yang akan menghancurkan semua makhluk hidup di bumi. Namun, Dia berjanji akan mengadakan perjanjian dengan Nuh, dan Nuh serta keluarganya akan diselamatkan di dalam bahtera. Selain itu, Nuh diperintahkan untuk membawa sepasang dari setiap jenis hewan, baik yang bersih maupun yang tidak bersih, serta persediaan makanan untuk mereka semua selama berada di dalam bahtera.

Nuh pun dengan setia mengikuti semua perintah yang diberikan Allah. Dengan penuh ketaatan dan kesabaran, Nuh memulai pekerjaan yang luar biasa besar itu meskipun mungkin orang-orang di sekitarnya mengejek atau tidak mempercayai apa yang dikatakannya tentang banjir besar yang akan datang. Nuh menunjukkan iman yang teguh dan keyakinan pada rencana Allah meskipun tidak tahu persis kapan atau bagaimana peristiwa itu akan terjadi.

Renungan dari bacaan ini mengajarkan umat untuk meneladani iman dan ketaatan Nuh. Di tengah dunia yang semakin dipenuhi dengan tantangan, godaan, dan kesulitan, umat diajak untuk tetap setia kepada Allah dan taat kepada perintah-Nya, bahkan ketika jalan yang dihadapi tampak sulit dipahami atau diterima. Kisah Nuh adalah pengingat bahwa Allah selalu memiliki rencana penyelamatan bagi mereka yang setia dan mengikuti kehendak-Nya.

Melalui ibadah ini, umat diajak untuk merenungkan bagaimana mereka bisa menjadi “Nuh-Nuh” modern yang mampu tetap teguh dalam iman meskipun dikelilingi oleh berbagai bentuk godaan dan kejahatan. Pengalaman Nuh menjadi pelajaran tentang keberanian, ketaatan, dan iman yang tak tergoyahkan kepada Allah yang selalu menyertai dan memelihara kehidupan umat-Nya.

Ibadah diakhiri dengan doa bersama, memohon agar setiap umat dapat meneladani iman Nuh, menjadi pribadi yang setia dan taat pada kehendak Allah, serta mampu menjadi saksi kasih dan kebaikan Tuhan di tengah dunia.

KONTEN POPULER

Latest articles

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Penyuluhan Hukum Tentang Bullying dan KDRT

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan...

KBK Kevikepan Manado Ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI

Kaum Bapak Katolik (KBK) se-Kevikepan Manado melaksanakan ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya...

Umat Wilroh Santa Bernadette Keak Rayakan Pesta Pelindung

Banggai – Umat Wilayah Rohani Santa Bernadette Stasi Kerahiman Ilahi Keak merayakan pesta pelindungnya...

More like this

Mengujungi yang Sakit dan Lansia, Aksi Nyata Pekan Pertama Umat Wilroh Santa Veronika

Banggai – Umat Wilayah Rohani Santa Veronika Stasi Bolitan mengunjungi anggota umat yang sakit...

Mengasihi Tanpa Batas, Mengampuni Tanpa Akhir

Kasih Kristiani bukanlah kasih yang bersyarat. Kasih sejati mengalir dari hati yang rela memberi...

Menjadi Saksi Kristus di Tengah Penderitaan

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,Hari ini Gereja mengenangkan Santo Paulus Miki dan Kawan-kawan, para martir...