29 Maret 2024. Sakramen Tobat menjelang Paskah adalah kesempatan untuk memperbarui diri, membersihkan diri dari dosa, untuk menyambut kebangkitan Kristus.
Mengapa umat katolik harus menerima Sakramen Tobat menjelang Paskah?, tujuannya untuk membersihkan hati dari dosa, mempersiapkan diri menyambut perayaan kemenangan Paskah, Mengalami kasih dan pengampunan Tuhan.
Santo Ambrosius mengatakan bahwa dosa diampuni melalui Roh Kudus, namun manusia memakai para pelayan Tuhan (imam) untuk mengampuni dosa. Para pelayan Tuhan tersebut tidak menggunakan kekuatan mereka sendiri; mereka mengampuni dosa bukan atas nama mereka, tetapi atas nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Mereka meminta, dan Tuhan memberikannya.
Paroki ratu rosari suci tuminting, melaksanakan penerimaan Sakramen Tobat secara bertahap karena ketersediaan imam yang akan melayani terbatas. Di Wilayah Rohani Pusat Paroki (20 Wilayah Rohani) dilaksanakan pada hari Selasa, 25 Maret, sedangkan di Stasi-stasi dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Maret, dan Stasi Buha Bengkol yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Maret. Sakramen tobat dilaksanakan di masing-masing Wilayah Rohani, di Gereja Pusat Paroki dan di gereja Stasi.
Sakramen Tobat dimulai dengan ibadah Tobat, kemudian dilanjutkan dengan pengakuan dosa yang dilayani oleh Pastor-pastor Kevikepan Manado, juga Pastor dari Biara Skolastikat Pineleng. Dengan sakramen tobat, semua umat yang sudah mengaku dosa siap secara Rohani dalam menyambut paskah tahun 2025.
