TAHUNA – Semangat iman, persaudaraan, dan sukacita umat mewarnai rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan di awali dengan Rally Rosario yang melibatkan umat dari berbagai wilayah rohani dan stasi, di lanjutkan dengan Perayaan Ekaristi serta aneka perlombaan yang berlangsung di Gereja Katolik Santa Anna Manente.

Rally Rosario di mulai sekitar pukul 06.20 WITA, dengan titik start di Terminal Manente dan finish di Gereja Katolik Santa Anna Manente. Dalam suasana penuh kebersamaan, umat mengikuti perjalanan doa Rosario sebagai ungkapan devosi kepada Bunda Maria sekaligus peneguhan iman dalam kehidupan menggereja.

Setelah rally, kegiatan di lanjutkan dengan Perayaan Ekaristi penutupan Bulan Rosario yang di pimpin oleh Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, Pastor Jacob Adilang, Pr. Perayaan ini menjadi momentum syukur atas penyertaan Tuhan selama Bulan Rosario, sekaligus mengajak umat untuk terus memelihara semangat doa dan devosi kepada Bunda Maria dalam kehidupan sehari-hari.

Sukacita penutupan Bulan Rosario semakin terasa melalui pelaksanaan tiga perlombaan, yakni Lomba Cerdas Cermat Alkitab (CCA), Lomba Gerak dan Lagu bagi anak-anak Remaja-Sekami, serta Lomba Tebak Judul Lagu-Lagu Puji Syukur. Berbagai perlombaan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan iman, kreativitas, dan kebersamaan antar umat.

Lomba Cerdas Cermat Alkitab: Mengasah Pengetahuan dan Iman Anak Sekami
Lomba Cerdas Cermat Alkitab (CCA) yang diikuti oleh anak-anak Sekami berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Pada babak final, Wilayah Rohani Santa Angela Merici berhadapan dengan Wilayah Rohani Santo Yosep Pekerja. Para peserta menunjukkan kemampuan dan pengetahuan mereka tentang Kitab Suci.

Hasil akhir perlombaan menempatkan:
- Juara I: Wilayah Rohani Santa Angela Merici
- Juara II: Wilayah Rohani Santo Yosep Pekerja
- Juara III: Wilayah Rohani Santa Brigitta

Lomba CCA menjadi kesempatan bagi anak-anak Sekami untuk semakin mencintai Kitab Suci, memperdalam pemahaman iman Katolik, serta menumbuhkan semangat belajar dan kebersamaan dalam kehidupan menggereja.
Lomba Gerak dan Lagu: Sekami Tampilkan Kreativitas dan Sukacita
Semangat anak-anak Sekami Se-Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut memeriahkan penutupan Bulan Rosario melalui Lomba Gerak dan Lagu. Dengan penuh kegembiraan, para peserta menampilkan gerakan dan lagu yang mencerminkan kreativitas, kekompakan, serta semangat iman anak-anak.
Adapun para pemenang lomba adalah:
- Juara I: Sekami Wilayah Rohani Santa Maria Goretti, Stasi Hati Kudus Bahoi
- Juara II: Sekami Wilayah Rohani Santo Yosep Pekerja
- Juara III: Sekami Wilayah Rohani Santa Brigitta

Perlombaan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan iman melalui nyanyian dan gerakan, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri serta kebersamaan dalam komunitas Gereja.
Lomba Tebak Judul Lagu Puji Syukur: Menghidupkan Semangat Liturgi
Tidak kalah menarik, Lomba Tebak Judul Lagu-Lagu Puji Syukur menghadirkan suasana penuh antusiasme. Para peserta ditantang untuk mengenali lagu-lagu rohani yang menjadi bagian penting dalam kehidupan liturgi Gereja Katolik.

Lomba ini sekaligus mendorong umat untuk semakin mengenal dan mencintai lagu-lagu liturgi sebagai sarana doa dan pujian kepada Tuhan.

Hasil perlombaan menempatkan:
- Juara I: Wilayah Rohani Santo Ignatius, Stasi Santo Fransiskus Xaverius Manganitu
- Juara II: Gabungan Wilayah Rohani Santo Paulus dan Rafael
- Juara III: Wilayah Rohani Santa Brigitta

Rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario ini turut di saksikan oleh Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, Pastor Jacob Adilang, Pr., para suster, Dewan Pastoral Paroki (DPP), serta umat se-Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna. Hadir pula Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Pendeta Leopold Tamalawe, S.Th., M.Pdk dan Pendeta Jetty Tumbale.

Kehadiran berbagai unsur tersebut semakin memperlihatkan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kerukunan yang hidup di tengah masyarakat.
Penutupan Bulan Rosario melalui Rally Rosario, Perayaan Ekaristi, dan aneka perlombaan menjadi bukti bahwa devosi kepada Bunda Maria tidak hanya diwujudkan dalam doa, tetapi juga melalui keterlibatan aktif, kreativitas, dan kebersamaan umat dalam kehidupan menggereja. Melalui kegiatan ini, Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna berharap semangat Rosario tetap hidup dalam keluarga dan komunitas, serta semakin menumbuhkan iman, persaudaraan, dan kecintaan umat kepada Yesus Kristus melalui teladan Bunda Maria.(Riko)
