BerandaBerita KomsosBerubah Untuk Masa Depan Yang Baru

Berubah Untuk Masa Depan Yang Baru

Published on

spot_img

Manado – “Sudah menjadi sifat manusia bahwa kita lebih mudah melihat kesalahan orang lain dan cenderung menghakimi atau menghukumnya,”

Hal ini diungkapkan Selebaran Pastor Johanis Ohoitimur, MSC (Yong), dalam Kotbah dengan tema, ‘Berubah Untuk Masa Depan Yang Baru’, pada Misa kedua, Hari Minggu Prapaskah V, bertempat di Gedung Gereja St Mikael Perkamil Manado, Minggu, (06/04/2025).

Sambung Pastor Yong, Tetapi tidak gampang kita mengampuni. Kita juga lebih mudah menganggap diri benar, daripada mengakui bahwa pada orang lain juga ada kebenaran atau hal baik.

“Hari ini Yesus mengajak kita untuk merenungkan sikap kita terhadap orang yang berdosa, dan sikap kita kepada Allah yang maharahim dan berbelas kasih,” tuturnya.

Menurut Pastor Yong, Bacaan-bacaan Kitab Suci (KS) hari ini semuanya mengajak kita untuk melupakan masa lampau dan melihat ke masa depan yang baru.

“Bacaan I Yesaya mengajak orang Israel yang menderita di masa pembuangan untuk melupakan masa lampau bersama Musa, dan melihat ke masa depan yang baru, di mana Tuhan akan memberikan kehidupan yang baru kepada mereka.

Bacaan II, Rasul Paulus mengajak umat di Filipi untuk mengikuti dirinya yang “melupakan apa yang telah di belakangku, dan mengarahkan diri kepada apa yang ada dihadapanku.”

Masa lampau Paulus ialah penganiayaan terhadap pengikut Kristus, sedangkan yang di depan ialah panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus,” urainya.

Lanjut Pastor Yong, Marilah kita merenungkan apa yang Yesus ajarkan kepada kita dalam Injil hari ini.

Pelajaran dari tindakan orang-orang Farisi yang menghakimi wanita pendosa, sementara Yesus mengampuni semua dosa wanita yang sama itu. Wanita itu memang tertangkap basah berzinah; ia sudah berdosa.

“Orang Farisi terlalu melihat ke masa lampau dari wanita itu. Hasilnya, mereka fokus pada kesalahan dan dosanya; maka mereka cenderung menghukum, menghakimi, bahkan mau membunuhnya, sambil membenarkan diri.

Yesus mengajak mereka untuk melihat kenyataan dosa dan kesalahan dengan cara berbeda. “Siapa di antara kamu yang tidak berdosa, silakan melemparkan batu yang pertama”. Ternyata tidak ada yang berani melempar, itu tandanya semua orang berdosa. Semua orang punya dosa di masa lampau. Tapi yang ditekankan Yesus ialah setiap orang juga punya masa depan. Jika kita menekankan masa lampau, kita fokus pada beban dosa. Tapi melihat ke masa depan, maka kita mau berubah, kita bertobat dan kita juga mengampuni orang lain.

Ada 2 jenis orang berdosa: orang berdosa yang mengakui diri berdosa, menghakimi orang berdosa lain, dan pergi dari hadapan Yesus: tidak mendapatkan pengampunan.

Orang berdosa yang diam di hadapan orang lain, diam di hadapan Yesus, dan diampuni.

Yesus: Aku tidak menghukum engkau, pergilah dan jangan berbuat dosa mulai dari sekarang. Setiap pertobatan selalu mulai dengan momen hidup yang baru menuju masa depan,” ujarnya.

Pastor Yong mengharapkan, Marilah kita belajar untuk tidak mudah menghakimi orang lain, tidak menganggap diri lebih baik dari orang lain. Belajar juga untuk berusaha tetap di hadapan Tuhan, karena Tuhan akan menghapus dosa kita dan memberi kepada kita masa depan yang baru.

Akhirnya Pastor Yong menyatakan, Jika ada orang lain yang dekat denganmu dan melakukan kesalahan, ingatlah bahwa kita perlu memberinya kesempatan untuk berubah, untuk bertobat/berubah menuju masa depan yang baru.

“Masa depan terakhir adalah masuk dalam kerajaan surga,” tandasnya.(man repi)

KONTEN POPULER

Latest articles

Santa Perawan Maria Bunda Gereja

Memperingati Santa Perawan Maria, Bunda Gereja setiap hari Senin sesudah Pentakosta. “Di bawah salib,...

Santa Rita dari Cascia, Biarawati

Setiap tanggal 22 Mei, Gereja memperingati Santa Rita dari Cascia, Biarawati Rita lahir di Roccaporena,...

Ratusan Penggiat Komsos Keuskupan Manado Ramaikan Hari Komunikasi Sedunia di Paroki Warembungan

Ratusan penggiat Komunikasi Sosial (Komsos) paroki Keuskupan Manado menghadiri Family Gathering Komsos Keuskupan Manado...

Langkah Gemilang di Ajang Komsos Awards 2026

Warembungan, 17 Mei 2026 — Kegiatan Komsos Awards 2026 yang diselenggarakan di Gereja Santo...

More like this

Ratusan Penggiat Komsos Keuskupan Manado Ramaikan Hari Komunikasi Sedunia di Paroki Warembungan

Ratusan penggiat Komunikasi Sosial (Komsos) paroki Keuskupan Manado menghadiri Family Gathering Komsos Keuskupan Manado...

Langkah Gemilang di Ajang Komsos Awards 2026

Warembungan, 17 Mei 2026 — Kegiatan Komsos Awards 2026 yang diselenggarakan di Gereja Santo...

Sabet 3 Gelar, Paroki St Veronika Raih Komsos Teladan, Paroki GPI Terfavorit

Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Paroki Santa Veronika Kaiwatu sukses mendominasi ajang penghargaan pada Komsos...