BerandaBerita KomsosHari Anak Misioner Sedunia di Paroki GPI, Uskup Rolly Untu Ajak Anak...

Hari Anak Misioner Sedunia di Paroki GPI, Uskup Rolly Untu Ajak Anak Menjadi Saksi Kasih Allah

Published on

spot_img

Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC mengajak anak-anak menjadi saksi dan mewartakan kasih Allah. Ini menjadi pesan Uskup saat memimpin perayaan ekaristi Natal bersama dan Hari Anak Misioner Sedunia ke-183 di Paroki Bunda Teresa Calcutta, Griya Paniki Indah, Sabtu (03/01/2026). 

Dalam perayaan ini, Uskup didampingi Pastor Paroki Pst Fransiscus Antonio Runtu Pr., Pastor Rekan Pst., Jan Silvianus Koraag Pr., dan Pastor Neomis Pst., Valentino Pandelaki Pr., Diakon Michael Kewok, diikuti umat paroki, khususnya anak-anak.

Dalam homilinya, Uskup Rolly mengajak umat untuk memaknai Natal dengan berfokus pada kanak-kanak Yesus. Ia mengingatkan pesan Injil ketika Yohanes Pembaptis berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.” Natal, menurutnya, merupakan peristiwa agung ketika Allah menjadi manusia dan hadir untuk menyelamatkan dunia dari dosa.

Uskup Rolly juga menegaskan inti iman Kristiani sebagaimana tertulis dalam Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Uskup Rolly Untu menyebut misi perutusan Allah sebagai wujud kasih yang luar biasa, ketika Putra-Nya meninggalkan “zona nyaman” di surga untuk tinggal di tengah dunia.

Uskup

Lebih lanjut dijelaskan, perjalanan hidup Yesus sejak kanak-kanak hingga dewasa menunjukkan teladan pertumbuhan iman dan kemanusiaan. “Yesus bertumbuh menjadi pribadi yang bijaksana, kuat, serta berkenan kepada Allah dan sesama. Kehadiran-Nya di dunia bukan dalam kemegahan, melainkan berujung pada pengorbanan di kayu salib demi keselamatan umat manusia,” papar Uskup.

Momen pembaptisan Yesus juga disoroti sebagai tanda kepenuhan Roh Kudus, yang digambarkan turun seperti burung merpati. Dari peristiwa itu, Yesus tampil penuh semangat, disiplin, taat kepada orang tua, serta setia kepada kehendak Bapa. Setelah melihat dan mengalami sendiri, Ia kemudian menjadi saksi dan mewartakan Kerajaan Allah.

Pada perayaan Natal bersama dan Hari Anak Misioner Sedunia ini, umat diajak untuk bersyukur atas perhatian dan pendampingan orang tua, para pembina, serta pengurus paroki terhadap anak-anak. Anak-anak ditegaskan sebagai bagian penting Gereja masa kini dan masa depan.

Mengakhiri perayaan, Uskup Rolly mengajak anak-anak sebagai anak orang tua sekaligus anak-anak Allah untuk berani memberi kesaksian tentang Kerajaan Allah dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui semangat Natal dan Hari Anak Misioner sedunia ini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang beriman, peduli, dan siap mewartakan kasih Allah kepada sesama,” pungkas Mgr. Benedictus Rolly Untu.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

Legio Christi Ambil Bagian dalam Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100

TAHUNA – Kelompok Kategorial Legio Christi (LC) mengambil bagian dalam pelayanan pada perayaan Hari...

Minggu Misi Sedunia ke-100, Umat Tahuna Diajak Bersatu dalam Kristus

TAHUNA – Umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna merayakan Hari Minggu Misi...

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

More like this

Legio Christi Ambil Bagian dalam Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100

TAHUNA – Kelompok Kategorial Legio Christi (LC) mengambil bagian dalam pelayanan pada perayaan Hari...

Minggu Misi Sedunia ke-100, Umat Tahuna Diajak Bersatu dalam Kristus

TAHUNA – Umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna merayakan Hari Minggu Misi...

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...