HUT 85 Josep Lompoliuw Dirayakan Bersama Dalam Ibadah Wilroh Sta Ursula

0
375

Ibadah Sabda Wilayah St. Ursula Paroki St Mikael Perkamil, bertempat di rumah Kel. Lompoliu Sumantri Rabu, tanggal 28/06/2023.

Perayaan ibadah ini, sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) bapak Josep Lompoliuw yang ke 85.

Ibadah di awali dengan menyanyikan lagu yang di pandu oleh ibu Nona Sesilia Kopong dengan Pemimpin ibadah ibu Kartini Marintja.

Kartini membacakan bacaan liturgi hari ini yang diambil dari Injil  Mat 7:15-20.

Dalam renungannya Kartini menyampaikan, bacaan hari ini adalah bagian dari khotbah Yesus di atas bukit yang di awali dengan ucapan bahagia (Mat 5:1-12).

Bacaan hari ini Yesus mengingatkan kita supaya waspada terhadap nabi-nabi palsu yang penuh dengan kemunafikan. Jaman Yesus nabi-nabi palsu adalah orang-orang farisi dan pemuka agama Yang terdengar begitu kudus dalam kata- kata tetapi sebenarnya hati mereka jauh dari Tuhan.

Yesus mengumpamakan mereka seperti serigala yang buas dan menyamar seperti seekor domba (ayat 15)
agar mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan kawanan domba Allah.

Mungkin kita bertanya, Bagaimana ciri nabi palsu itu? Di (ayat 16) Yesus berkata ” Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.”
Nabi palsu/pengajar sesat dapat di kenal dari ajarannya yang bertentangan dengan sabda Tuhan.
Memang tidak mudah untuk mengenal ajaran yang salah kalau kita sendiri tidak mengenal ajaran yang benar dari sabda Tuhan.

Banyak ajaran terlihat baik, menarik.
Sehingga Yesus mengingatkan para murid bahkan kita semua bahwa tidak semua orang yang menyebut Tuhan otomatis anak Tuhan (ayat 21) bahkan mereka melakukan banyak hal kelihatannya luar biasa spektakuler.
Yesus katakan dari buahnya kamu mengenalnya:
1) Pengajar sesat mengajar bukan untuk kepentingan Tuhan apalagi umat Tuhan.
Tetapi mereka mengajar untuk kepentingan mereka sendiri, mencari nama, jabatan mereka, bahkan uang.
2) Pengajar sesat berani memutar balikkan sabda Tuhan untuk kepentingan diri sendiri.
3) Pengajar sesat sendiri penampilan luarnya terlihat saleh, rohani tetapi mereka sebenarnya hamba nafsu duniawi.

Kiat menghindari di tipu pengajar sesat?
Kenali ajaran yang benar dengan membaca sabda Tuhan, belajar cara dan gaya hidup Tuhan Yesus sebagai model pengajar yang benar. Dan mengambil acuan dari Katekismus Gereja Katolik (KGK) ssbagai rangkuman iman Katolik.

Kartini juga menyampaikan betapa baiknya Tuhan dalam keluarga Lompoliuw Sumantri khususnya Bpk Lompoliu yang hari ini Tuhan tambahkan setahun usia menjadi 85 tahun,  Tuhan memelihara dengan kesehatan dan mencukupkan apa yang mereka perlukan, Tuhan melindungi keluarga ini dengan cinta Tuhan.

Menurut Kartini, keluarga Lompoliu sudah memberikan teladan kehidupan doa bukan hanya dalam keluarga tapi pada umat St Ursula.

Di akhir renungan Kartini mengajak kita selalu ada dalam persekutuan ibadah, melakukan kehendak Tuhan dalam sabdaNya, sehingga tidak mudah di sesatkan oleh penyesat atau nabi palsu.

Ibadah dimulai jam 18.30 Wita dan dihadiri sebanyak 8 orang.

Usai ibadah disampaikan pengumuman oleh Ketua, Debby Paseru jadwal Minggu depan.

Selanjutkan dilakukan lelang, obrolan ringan dan baku sedu antara umat dengan bapak Lompoliuw.(Komsos Wilroh Sta Ursula, Kartini Marintja)

Beri Komentar

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini