BerandaBerita KomsosHUT ke-13 dan Pesta Pelindung, WKRI Ranting Santa Emilia Diajak Meneladani Pelindungnya 

HUT ke-13 dan Pesta Pelindung, WKRI Ranting Santa Emilia Diajak Meneladani Pelindungnya 

Published on

spot_img

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santa Emilia de Vialaar, Cabang Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah dilaksanakan sekaligus pesta pelindung pada Selasa 17 Juni 2025).

Ketua Ranting Sta. Emilia, Titi Pinangkaan mengungkapkan mereka merupakan WKRI ranting tertua di Cabang Bunda Teresa Dari Calcutta GPI. Dari sekitar 17 anggota, tujuh diantaranya dikategorikan lanjut usia namun memiliki semangat yang tinggi.

HUT dan pesta pelindung tersebut dirayakan melalui misa syukur yang dipimpin Pastor Valentino Pandelaki Pr. Pastor Valen dalam khotbahnya menggaris bawahi apa sebenarnya arti ulang tahun. “HUT dan pesta pelindung ini, bukan sekedar berpesta-pora, tetapi kesempatan berefleksi. Sekaligus mensyukuri pesta pelindung Santa emilia. Marilah melihat teladan hidup Santa Emilia,” tutur Pastor Valen. 

c7c532f0 d4b0 4342 9e86 3199c607b9e9

Menurutnya 13 tahun merupakan waktu untuk berusaha mengenal Santa Emilia. 

“Seringkali keadaan kita menghalangi langkah kita berbuat kasih pada orang lain. Santa Emilia hidup dalam keluarga bangsawan tetapi mau turun tangan menolong sesama. Santa Emilia hidup pada pemerintahan yang menentang agama Kristen. Sekarang situasinya kita dibebaskan, tetapi apa yang sudah kita perbuat. Padahal sudah diberikan ruang dan waktu. Tantangan dan aral yang ada justru memotivasi dan menjadi kekuatan menunjukan identitas kita,” ungkapnya.

Lanjutnya, kita pun diajak untuk mau meneladani, merendahkan diri kita menjadi saluran berkat bagi orang lain. Dalam bacaan injil juga Yesus mengajak untuk mengasihi sesama tanpa membeda-bedakan,” sebut Pastor Valen.

Ketua Cabang WKRI Bunda Teresa Dari Calcutta GPI Joice Runtuwene memuji dan mengapresiasi semangat WKRI Ranting Santa Emilia. “Walaupun sebagian sudah lansia, tetapi memiliki semangat yang tinggi,” tutur Runtuwene.

Acara tersebut dihadiri Koordinator DPP Bidang II Organisasi Harold Pratasi, Koordinator Bidang I Marsel Kanto, pimpinan pengurus Ranting WKRI di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta GPI, dan ketua-ketua wilayah rohani.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...

Wilayah Rohani Sta Lidwina Jawarah Lomba Catur Paroki BTC – GPI

Wilayah Rohani St Lidwina berhasil menjuarai Lomba Catur antar Wilayah Rohani setelah menaklukan Wilayah...

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di Paroki Tataaran.

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di...

More like this

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...

Wilayah Rohani Sta Lidwina Jawarah Lomba Catur Paroki BTC – GPI

Wilayah Rohani St Lidwina berhasil menjuarai Lomba Catur antar Wilayah Rohani setelah menaklukan Wilayah...