
Pada hari Rabu, 26 Maret 2025, Wilayah Rohani Santa Lucia mengadakan Ibadah Prapaskah pekan ketiga dengan penuh khidmat. Ibadah ini dipimpin oleh Johny Kaawoan dan dihadiri oleh 15 umat. Sebagai bagian dari rangkaian ibadah Prapaskah, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak umat merenungkan makna pertobatan serta tanggung jawab manusia terhadap alam, sesuai dengan tema Prapaskah yang menekankan pertobatan dan kesadaran ekologis.
Bacaan yang diambil dari Kitab Kejadian 1:9-13 menyoroti peristiwa penciptaan bumi oleh Tuhan, khususnya penciptaan daratan, lautan, dan tumbuh-tumbuhan. Melalui firman ini, umat diajak untuk menyadari bahwa segala sesuatu yang ada di bumi ini adalah karya tangan Tuhan yang sempurna, dan manusia diberikan tugas untuk menjaga serta merawatnya. Dalam renungan yang disampaikan oleh pemimpin ibadah, Johny Kaawoan, ditekankan bahwa tanah, laut, dan segala makhluk hidup adalah bagian dari ciptaan Tuhan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan rasa syukur.
Selama ibadah berlangsung, umat dengan khusyuk merenungkan bagaimana kehidupan sehari-hari mereka dapat mencerminkan kepedulian terhadap alam. Masa Prapaskah ini menjadi momen penting untuk bertobat tidak hanya dari dosa-dosa pribadi, tetapi juga dari kelalaian dalam menjaga lingkungan yang telah Tuhan ciptakan. Prapaskah adalah saat yang tepat untuk memperbarui komitmen, baik dalam kehidupan rohani maupun dalam sikap terhadap alam.

Ibadah ini menjadi pengingat bagi seluruh umat bahwa pertobatan bukan hanya tentang hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama, tetapi juga mencakup tanggung jawab manusia terhadap bumi yang merupakan bagian dari ciptaan Tuhan. Melalui renungan ini, umat diharapkan dapat menjalani sisa masa Prapaskah dengan semangat baru, memperdalam iman, dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Dengan ibadah ini, umat pulang membawa penghayatan yang lebih dalam akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari panggilan iman mereka, serta kesiapan untuk melanjutkan perjalanan Prapaskah menuju perayaan Paskah dengan hati yang lebih terbuka dan penuh kasih.

