BerandaUncategorizedIbadah Sabda Wilayah Rohani St. Maria Goretti

Ibadah Sabda Wilayah Rohani St. Maria Goretti

Published on

spot_img

Pada Selasa 18 Februari 2025. Bertempat di Kel. Purukan-Maramis, diadakan ibadah Sabda yang di pimpin oleh Mc. Arthur Walakandou. Dan dihadiri sebanyak 25 orang.

1000040884
1000040887
1000040890
1000040893

Berikut bacaan dan renungan singkatnya :

Markus 8:14-21

14 Para murid lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
15 Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”
16 Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti.”
17 Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu paham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
18 Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat, dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidak ingatkah kamu,
19 pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul.”
20 “Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.”
21 Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”

Renungan

Murid-murid Yesus khawatir karena mereka lupa membawa roti, padahal mereka telah menyaksikan bagaimana Yesus memberi makan ribuan orang dengan mujizat. Kekhawatiran mereka menunjukkan betapa mudahnya manusia lupa akan pemeliharaan Tuhan dan lebih fokus pada kebutuhan duniawi.

Yesus memperingatkan tentang “ragi orang Farisi dan Herodes,” yaitu pengaruh buruk yang bisa merusak iman—kemunafikan, legalisme, dan cinta dunia. Murid-murid gagal memahami bahwa Yesus bukan hanya peduli pada kebutuhan jasmani mereka, tetapi juga ingin mereka bertumbuh dalam iman dan memahami pekerjaan-Nya.

Kita sering kali seperti murid-murid, lebih khawatir tentang masalah sehari-hari daripada percaya pada kuasa Tuhan. Melalui firman ini, Yesus mengingatkan kita untuk tidak mengeraskan hati, tetapi percaya bahwa Dia selalu mencukupi dan menuntun hidup kita.

KONTEN POPULER

Latest articles

Segudang Prestasi Voli SMP Katolik St. Paulus Tompaso Baru Warnai Tahun Ajaran 2025/2026

Tim voli putera dan puteri SPEKTOB atau SMP Katolik St. Paulus Tompaso Baru sukses...

MANADO dan TOMOHON Venue PESPARANI KATOLIK NASIONAL IV 2027

Pelaksanaan PESPARANI KATOLIK TINGKAT NASIONAL IV Tahun 2027 dipastikan akan berlangsung di dua daerah...

Buku Pedoman Rosario Bulan Mei 2026, Oleh Komisi Liturgi Keuskupan Manado

Komisi Liturgi Keuskupan Manado kembali menerbitkan Panduan Doa Rosario Mei 2026 sebagai pegangan bagi...

KBK Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Matangkan Persiapan Pertemuan Raya dan Konferensi VIII KBK Keuskupan Manado

Tahuna — Panitia Penggalangan Dana Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna...

More like this

Mengujungi yang Sakit dan Lansia, Aksi Nyata Pekan Pertama Umat Wilroh Santa Veronika

Banggai – Umat Wilayah Rohani Santa Veronika Stasi Bolitan mengunjungi anggota umat yang sakit...

Mengasihi Tanpa Batas, Mengampuni Tanpa Akhir

Kasih Kristiani bukanlah kasih yang bersyarat. Kasih sejati mengalir dari hati yang rela memberi...

Menjadi Saksi Kristus di Tengah Penderitaan

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,Hari ini Gereja mengenangkan Santo Paulus Miki dan Kawan-kawan, para martir...