BerandaUncategorizedIbadah Sabda Wilayah Rohani Sta.Theresia Lisieux

Ibadah Sabda Wilayah Rohani Sta.Theresia Lisieux

Published on

spot_img

pada Selasa 18 Februari 2025, Bertempat di Kel.Ibu Pengan Polak. diadakan ibadah sabda yang di pimpin oleh ibu Mathilda Pandey dan dihadiri sebanyak 29 orang.

1000040844
1000040847
1000040850
1000040853
1000040856
1000040859

Berikut bacaan dan renungan singkat dengan tema : Awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.

Markus 8:14-21 :

14 Para murid lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
15 Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”
16 Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti.”
17 Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu paham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
18 Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat, dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidak ingatkah kamu,
19 pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul.”
20 “Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.”
21 Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”

Renungan :

Dalam perikop ini, Yesus mengingatkan murid-murid-Nya untuk waspada terhadap “ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Namun, para murid justru khawatir tentang roti yang mereka lupakan. Yesus menegur mereka karena mereka gagal memahami pelajaran iman dari mujizat yang telah mereka saksikan.Makna “ragi orang Farisi dan Herodes”Ragi dalam Alkitab sering digunakan sebagai lambang pengaruh yang tersembunyi tetapi bisa meresap ke dalam kehidupan seseorang atau kelompok.Ragi orang Farisi melambangkan kemunafikan dan sikap legalistik yang hanya mementingkan aturan agama tanpa iman yang sejati.Ragi Herodes melambangkan pengaruh duniawi, kekuasaan, dan keduniawian yang dapat menjauhkan orang dari Allah.Yesus ingin murid-murid-Nya tidak terpengaruh oleh kedua hal ini. Namun, mereka malah sibuk memikirkan roti fisik dan gagal memahami pelajaran rohani yang lebih besar.

KONTEN POPULER

Latest articles

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

More like this

Setia dalam Hal-Hal Kecil, Dipercaya dalam Perkara Besar

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering kali memiliki keinginan untuk melakukan hal-hal besar. Kita bercita-cita...

Lansia Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten Gelar Bakti Sosial dan Rekreasi Bersama

Kelompok Lansia Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten melaksanakan kegiatan sosial dengan mengunjungi Biara Dolorosa BTD...

KBK Unit 2 Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten Kunjungan Kasih Ke Anggota Sakit dan Lansia

​Kaum Bapak Katolik (KBK) Unit 2 Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten menunjukkan kepedulian nyata terhadap...