Tomohon, 12/05/2024 – Hari kedua Family Gathering, para penggiat Komsos Paroki Keuskupan Manado yang tinggal bersama umat Paroki St. Antonius Padua Taratara dipenuhi dengan sukacita dan semangat saat mengikuti Perayaan Ekaristi yang diadakan di Gereja Paroki setempat. Dipimpin oleh Ketua Komisi Komsos Keuskupan Manado, Pastor Yohanes I Made Pantyasa Pr., bersama conselebran Pastor Windy Tangkuman Pr, perayaan ekaristi ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi seluruh umat dan para penggiat Komsos Paroki.
Dalam khotbahnya, Pastor Made mengangkat pesan penting yang disampaikan oleh Bapa Suci Paus Fransiskus pada Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-58, tentang artificial intelligence (AI) dan kebijaksanaan hati menuju komunikasi yang sungguh manusiawi.
Pastor Made mengajak umat dan para pegiat komsos untuk berefleksi bersama melalui 3 point utama yang diangkat oleh Paus Fransiskus yaitu Pertama, Refleksi dimulai dari hati. Penyalahgunaan dan ketergantungan manusia terhadap AI dan kecanggihan teknologi dapat membuat kebijaksanaan menjadi miskin dalam nilai kemanusiaan. Kedua, diatas apapun yang ada meskipun AI dan teknologi semakin canggih harus diingat bahwa hati adalah tempat perjumpaan terdalam dengan Tuhan. Bacaan Injil hari ini mengingatkan bahwa kita harus selalu berjumpa dengan Tuhan melalui doa. Yesus pun mendoakan murid-muridnya dalam tugas perutusan mereka. Begitu pula dengan kita, sebagai umat dan sebagai penggiat Komsos di paroki untuk selalu percaya kepada Tuhan karena Tuhan lah yang selalu mendoakan kita sebagai pewarta-pewarta Injil. Ketiga, Kita dipanggil untuk menjadi manusia yang utuh. Ingatlah bahwa jika media sosial disalahgunakan maka hanya akan membuat manusia terpecah belah. Tulisan yang tidak bertanggung jawab atau tidak kritis bisa menjadi penyebab terjadinya perpecahan. Teknologi seharusnya membantu dan menghantar manusia menuju komunikasi yang sungguh manusiawi.
Beliau menekankan juga bahwa dalam menghadapi kemajuan teknologi yang semakin canggih, penting bagi umat untuk tetap menjaga kebijaksanaan hati dalam penggunaan media massa. “Kita dipanggil untuk menjadi manusia yang utuh dan bijaksana dalam menggunakan teknologi yang ada,” ujar Pastor Made.

Setelah khotbah, dilangsungkan juga pelantikan Badan Pengurus Komsos Keuskupan Manado, menandai komitmen gereja dalam memperkuat peran komunikasi sosial di tengah masyarakat.
Kemudian, setelah perayaan ekaristi acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Komsos Kusuma Awards kepada paroki-paroki yang telah mengusahakan karya dan pewartaan Injil dengan kreativitas dan dedikasi melalui berbagai platform media sosial. Acara penghargaan Komsos Kusuma Awards menjadi daya tarik tersendiri para penggiat komsos di paroki-paroki. Kemeriahan acara ini memuncak disaat pembacaan nominasi dan pemenang beberapa kategori konten pilihan terbaik. Adapun pemenang kategori konten Instagram terbaik yaitu Paroki Kristus Raja Kotamobagu. Pemenang kategori konten Facebook terbaik yaitu Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi. Pemenang kategori konten Tiktok terbaik yaitu Paroki St. Ignatius Manado. Pemenang kategori konten Youtube terbaik yaitu Paroki Bunda Teresa dari Calcutta GPI Manado. Pemenang kategori konten Website terbaik yaitu Paroki St. Mikael Perkamil Manado. Pemenang kategori konten pendatang baru terbaik yaitu Paroki Hati Kudus Sonder. Dan pemenang kategori konten Komsos Paroki teladan yaitu Paroki St. Ignatius Manado.

Sesi berikutnya merupakan waktu bagi para peserta yang telah dibagi menjadi 27 kelompok untuk berkolaborasi dalam produksi konten bersama dengan umat Paroki St. Antonius Padua Taratara. Dibimbing oleh Tim Panitia, mereka menghasilkan beragam konten yang kreatif dan inspiratif. Hasil produksi kemudian ditayangkan secara langsung sehingga semakin memeriahkan acara family gathering yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta dan umat paroki setempat.

Kemudian, acara ditutup dengan penuh semangat melalui atraksi yang menakjubkan dari LD Orang Muda Katolik (OMK) St. Aloysius Gonzaga dan tarian kreatif dari OMK St. Rafael. Dilanjutkan dengan perkenalan singkat panitia dan ucapan terima kasih dari panitia serta ucapan terima kasih dari Pastor Paroki St. Antonius Padua Taratara, Pastor Windy Tangkuman Pr. “Saya sangat berterima kasih kepada panitia paroki dan panitia Komsos Keuskupan Manado yang telah berkolaborasi untuk mensukseskan acara family gathering yang luar biasa ini,” ucap Pastor Windy.
Acara penutupan secara resmi pun berlanjut oleh Ketua Komsos Kusuma yaitu Pastor Made dengan pesan untuk bisa diingat oleh para penggiat Komsos Paroki, “semoga semangat komunikasi yang sungguh manusiawi terus menginspirasi kita dalam menyebarkan kabar baik,” ucap Pastor Made.

Dengan demikian, rangkaian acara ini ditutup dengan harapan bahwa pesan kebijaksanaan hati dalam komunikasi akan terus mengilhami langkah-langkah kita di masa depan. Semua peserta pulang dengan hati yang penuh dengan semangat dan inspirasi baru untuk terus berkarya dalam pelayanan dan komunikasi sosial di paroki masing-masing. (R12)
