BerandaKatekeseMasa Depan dalam Rencana Kasih Tuhan

Masa Depan dalam Rencana Kasih Tuhan

Published on

spot_img

Dalam perjalanan hidup, manusia kerap diliputi rasa lelah dan kekhawatiran akan apa yang akan terjadi kemudian. Pikiran tentang masa depan sering kali memenuhi hati dengan ketakutan, seolah-olah segalanya harus dikendalikan sendiri agar hidup berjalan dengan baik. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kegelisahan pun muncul dan kedamaian batin perlahan memudar.

Iman mengajarkan bahwa hidup manusia tidak pernah berjalan sendirian. Ada Allah yang setia menyertai setiap langkah, bahkan dalam saat-saat ketika manusia merasa tidak mampu lagi melanjutkan perjuangan. Kepercayaan kepada Tuhan menolong kita untuk berhenti sejenak dari tuntutan hidup dan menyadari bahwa tidak semua beban harus dipikul sendiri. Dengan bersandar pada-Nya, hati diberi ruang untuk tenang dan jiwa memperoleh kekuatan baru.

Menyerahkan masa depan kepada Tuhan bukan berarti menghindari tanggung jawab. Sebaliknya, sikap ini lahir dari kerendahan hati yang mengakui keterbatasan manusia. Kita tetap dipanggil untuk berusaha, bekerja, dan berdoa dengan setia hari ini, sambil membuka hati pada kehendak Tuhan yang selalu mengarah pada kebaikan. Dalam penyerahan diri itulah iman bertumbuh dan harapan diteguhkan.

Ketika kepercayaan kepada Tuhan semakin dalam, kecemasan akan hari esok perlahan berubah menjadi kedamaian. Hati tidak lagi dikuasai rasa takut, melainkan dipenuhi keyakinan bahwa kasih Tuhan bekerja dalam setiap peristiwa kehidupan. Dari sanalah lahir ketenangan sejati, yang memampukan kita menjalani hari demi hari dengan penuh syukur, keberanian, dan pengharapan.

KONTEN POPULER

Latest articles

Doa Lintas Agama dan Adat, Memohon Pemulihan Alam Gunung Awu

TAHUNA — Keprihatinan atas kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan...

RD. Jacob Adilang Hadiri Wisuda Polnustar, Gereja Hadir Mendukung Dunia Pendidikan

TAHUNA — Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, RD. Jacob Adilang, Pr., menghadiri prosesi...

Uskup Rolly Ingatkan Pendidikan Iman Anak Tak Cukup di Gereja

MANADO - Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estefanus Rolly Untu, MSC mengingatkan keluarga dan...

Pastor Jacob Adilang: Kita Tidak Hidup Sendiri, Kita Hidup dalam Komunitas

TAHUNA — Umat Katolik diajak untuk tidak bersikap acuh terhadap sesama, melainkan berani menegur...

More like this

Santo Tomas Rasul: Dari Pencari Bukti Menjadi Pewarta Injil

Setiap tanggal 3 Juli, Gereja merayakan Pesta Santo Tomas Rasul. Nama Santo Tomas sering...

Hati yang Lelah dan Kasih Tuhan yang Meneguhkan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dan melelahkan. Berbagai...

Santo Efrem: Ketika Kata-Kata Menjadi Doa dan Lagu Menjadi Katekese

Ketika mendengar nama Santo Efrem, banyak orang mengenalnya sebagai Diakon, Bapa Gereja, dan pujangga...