
Hari Santa Perawan Maria dari Lourdes diperingati setiap tanggal 11 Februari oleh Gereja Katolik untuk mengenang penampakan Bunda Maria kepada Santa Bernadette Soubirous di Lourdes, Prancis, pada tahun 1858. Peristiwa ini diakui oleh Gereja Katolik sebagai salah satu penampakan Maria yang paling terkenal dan berpengaruh.
Sejarah Singkat
Pada tanggal 11 Februari 1858, Bernadette Soubirous, seorang gadis berusia 14 tahun, mengalami penampakan seorang wanita bercahaya di sebuah gua di Massabielle, dekat Lourdes. Wanita itu, yang kemudian diidentifikasi sebagai Bunda Maria, menampakkan diri sebanyak 18 kali hingga bulan Juli tahun yang sama. Dalam penampakan tersebut, Bunda Maria meminta agar orang-orang bertobat, berdoa, dan membangun sebuah kapel di tempat itu.
Salah satu mukjizat yang terjadi adalah munculnya mata air di gua tersebut. Air dari Lourdes kemudian dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan, dan banyak orang yang mengklaim sembuh setelah menggunakannya. Hingga saat ini, Lourdes menjadi salah satu tempat ziarah Katolik terbesar di dunia, menarik jutaan peziarah setiap tahunnya.
Makna dan Perayaan
Hari Santa Perawan Maria dari Lourdes juga dikaitkan dengan Hari Orang Sakit Sedunia yang ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1992. Hari ini menjadi momen doa dan refleksi bagi mereka yang sakit serta para tenaga medis yang merawat mereka.
Perayaan ini biasanya diisi dengan misa khusus, doa Rosario, dan prosesi di berbagai gereja serta tempat ziarah, khususnya di Lourdes. Bagi umat Katolik, hari ini menjadi pengingat akan kasih dan penyertaan Bunda Maria dalam kehidupan mereka.
