BerandaBerita KomsosMewaspadai Godaan dan Menemukan Harapan dalam Pertobatan

Mewaspadai Godaan dan Menemukan Harapan dalam Pertobatan

Published on

spot_img
IMG 20250327 WA0082

Manado, 18 Maret 2025 – Wilayah Rohani Santo Andreas Rasul melaksanakan Ibadah Minggu Pra Paskah ke-2 dengan tema “Pertobatan Ekologis dan Perubahan Iklim”. Ibadah berlangsung pada Selasa, 18 Maret 2025, bertempat di kediaman Keluarga Tumimomor-Ticoalu. Dipimpin oleh Bapak Joop Onibala, ibadah ini dihadiri oleh 25 orang umat yang dengan penuh sukacita mengikuti rangkaian kegiatan rohani tersebut.

Bacaan Kitab Suci diambil dari Kejadian 3:1-7, yang menceritakan tentang kejatuhan manusia ke dalam dosa. Dalam katekese, Bapak Joop Onibala menekankan pentingnya pertobatan, bukan hanya dalam hal spiritual, tetapi juga dalam hal menjaga lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim. Umat diajak untuk lebih peduli terhadap bumi sebagai rumah bersama yang harus dilestarikan.

Dalam bacaan ini, kita melihat kisah kejatuhan manusia pertama ke dalam dosa, ketika Hawa dan Adam tergoda oleh ular dan melanggar perintah Tuhan dengan memakan buah dari pohon pengetahuan baik dan jahat. Kejadian ini mengingatkan kita pada kelemahan manusia yang sering kali mudah jatuh ke dalam dosa ketika dihadapkan pada godaan.

Pada dasarnya, dosa pertama ini adalah cerminan dari kesombongan manusia yang ingin menjadi seperti Allah, memahami segalanya dan menentukan sendiri apa yang baik dan buruk. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tidak memakan buah terlarang secara harfiah, tetapi kita sering kali ingin mengambil alih kendali atas hidup kita tanpa mengindahkan perintah Tuhan. Kita terkadang lebih mengutamakan keinginan dan ambisi pribadi daripada kebenaran dan kehendak-Nya.

Dari perikop ini, ada beberapa hal yang dapat kita renungkan:

1. Kewaspadaan terhadap godaan: Ular, dalam kisah ini, menggambarkan bagaimana godaan sering kali datang secara halus dan membisikkan keraguan kepada kita. Kita harus selalu berjaga-jaga dan tetap mengandalkan Tuhan dalam menghadapi godaan di hidup kita.

2. Konsekuensi dosa: Kejatuhan Adam dan Hawa membawa dampak besar, yaitu keterpisahan dari Allah. Dosa, sekecil apa pun, akan membawa konsekuensi yang tidak hanya mempengaruhi diri kita, tetapi juga orang-orang di sekitar kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu introspeksi dan berusaha hidup sesuai kehendak Tuhan.

3. Pertobatan dan pengharapan: Meskipun dosa terjadi di taman Eden, cerita ini juga merupakan awal dari rencana keselamatan Allah bagi manusia. Tuhan tidak meninggalkan Adam dan Hawa dalam kesalahan mereka, melainkan menawarkan pengharapan di kemudian hari. Ini mengingatkan kita bahwa selalu ada kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Dalam hidup kita, marilah kita selalu berusaha taat kepada perintah-Nya dan tidak tergoda oleh hal-hal duniawi yang menyesatkan. Pertobatan dan penyerahan diri kepada Tuhan adalah jalan yang akan membawa kita kembali kepada-Nya dan hidup dalam kasih dan pengampunan-Nya.

Pada kesempatan ini, keluarga Tumimomor-Ticoalu juga menyampaikan ucapan syukur atas berkat Tuhan, termasuk perayaan HUT Bapak keluarga serta kesembuhan anak mereka dari sakit. Keluarga tersebut berterima kasih atas doa dan dukungan dari umat yang hadir.

KONTEN POPULER

Latest articles

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Penyuluhan Hukum Tentang Bullying dan KDRT

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan...

KBK Kevikepan Manado Ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI

Kaum Bapak Katolik (KBK) se-Kevikepan Manado melaksanakan ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya...

Umat Wilroh Santa Bernadette Keak Rayakan Pesta Pelindung

Banggai – Umat Wilayah Rohani Santa Bernadette Stasi Kerahiman Ilahi Keak merayakan pesta pelindungnya...

More like this

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Penyuluhan Hukum Tentang Bullying dan KDRT

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan...

KBK Kevikepan Manado Ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI

Kaum Bapak Katolik (KBK) se-Kevikepan Manado melaksanakan ibadah di Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya...