BerandaUncategorizedPaus Fransiskus Bahas Hubungan Antara Manusia dan Alam

Paus Fransiskus Bahas Hubungan Antara Manusia dan Alam

Published on

spot_img

Manado – Paus Fransiskus dalam dokumen Laudato Si'” tahun 2015, membahas mengenai hubungan antara manusia dan alam.

Hal ini di ungkapkan, Pemimpin Ibadah Man Repi, dalam Pekan V masa Prapaskah pada ibadah Wilayah Rohani St Ursula, bertempat di Keluarga Mua-Singkoh, Selasa, 8 April 2025.

“Udara sebagai sumber kehidupan yang perlu di lindungi, polusi udara dan ketidakadilan sosial, tanggung jawab kolektif terhadap udara dan lingkungan, penggilan untuk aksi dalam perlindungan udara dan alam,” ujarnya.

Untuk mengurangi polusi bisa di lakukan.

“Dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, dan promosikan transportasi umum, bersepeda atau berjalan kaki. Menanam pohon di lingkungan sekitar, dapat menyerap polutan udara dan menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis, mendaur ulan sampah, hindari membakar sampah karena asapnya dapat mencemari udara, mengurangi penggunaan energi, kurangi penggunaan listrik dengan mematikan perangkatnya elektronik dan lampu saat tidak di gunakan, gunakan penjernih udara dalam ruangan, mengurangi penggunaan bahan yang sulit terurai, mengunakan produk ramah lingkungan,” urainya.

Pekan kelima ini dengan thema pertobatan ekologis dan udara bersih.

“Tujuannya memberikan pemahaman kepada umat bahwa polusi udara tidak sekedar tercemarnya udara akibat pembakaran fosil, namun pencemaran udara juga berkaitan erat dengan pengelolaan pertanian yang mengunakan pupuk kimia sintetis,” ucapnya.

Menurut Iklim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang di rilis pada tanggal 6 September 2023, perubahan iklim sebagai ancaman berdampak pada suhu tinggi dan polusi udara. Udara yang tercemar menjadi ancaman bagi kesehatan manusia.

“Polusi udara merupakan krisis lingkungan yang tidak mudah di ketahui dan berdampak negatif pada banyak aspek kehidupan masyarakat,” katanya.

Pertemuan ibadah ini memakai buku Panduan Aksi Puasa Pembangunan (APP) dengan thema Pertobatan Ekologis, Pesiarahan Pengharapan di Tahun Yobel 2025, yang di keluarkan oleh Keuskupan Manado.

Ibadah di mulai pukul 19.00 WITA, di hadiri 13 umat.(Kartini Marintja, Komsos Ling St.Ursula)

KONTEN POPULER

Latest articles

Kemenag Manado Tanam Bibit Toleransi dalam Aksi Ekoteologi Jelang HAB ke-80

Komsos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado melaksanakan Aksi Ekoteologi sebagai bagian integral dari...

Penyelenggara Katolik Jalin Keakraban dengan Pastor se-Kevikepan Manado, Paparkan Kondisi Terkini Kemenag Manado

Komsos – Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado...

Pastor Valen: Biarkan Yesus Meraja dalam Hidup Kita

Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) merayakan Hari Raya Tuhan...

Paroki BTDC GPI Plenokan Program 2026

Paroki Bunda Teresa dari Calcutta Griya Paniki Indah (BTDC GPI) menuntaskan penyusunan program kerja...

More like this

Pertemuan Sonar Kevikepan Manado: Semangat Kebersamaan dalam Rangka BKSN 2025

KLEAK – Paroki St. Yosep Pekerja, Kleak menjadi tuan rumah perayaan Ekaristi dan pertemuan...

Menyambut Bulan Kitab Suci Nasional 2025

"Pater Joseph Pontoan, MSC selaku Pastor Paroki, berharap agar katakese umat dilakukan dalam setiap...

Pintu Sempit Menuju Hidup Kekal

Yesus bersabda: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu:...