BerandaBerita KomsosPentingnya Angka 3 Bagi Frater Diros di Paroki GPI

Pentingnya Angka 3 Bagi Frater Diros di Paroki GPI

Published on

spot_img

Angka 3 memiliki makna yang sangat penting bagi Frater Diros Pugon Pr. saat melaksanakan tugas orientasi pastoral di Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta Griya Paniki Indah (GPI). Hal ini diungkapkan oleh Pastor Paroki, Pastor Johanis Montolalu, dalam acara perpisahan Frater Diros dengan umat Stasi Carolus Borromeus Kima Atas, Kamis (04/07/2024).

Pastor John Montolalu menyoroti sejumlah momen yang menunjukkan pentingnya angka 3 bagi Frater Diros. “Acara perpisahan Frater diadakan tiga kali: di Stasi Santo Petrus Mapanget Barat, Pusat Paroki, dan kini di Stasi Santo Carolus Borromeus Kima Atas,” ujar Pastor Montolalu. Ia juga menambahkan bahwa Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta memiliki tiga gereja pelayanan: Pusat Paroki Bunda Teresa Dari Calcutta, Stasi Carolus Borromeus Kima Atas, dan Stasi Mapanget Barat.

Frater Diros memulai pelayanannya pada tanggal 31 Januari 2023 dan menyelesaikannya pada tanggal 30 Juni 2024, memperkuat simbolisme angka 3 dalam periode pelayanannya. “Di acara malam ini, disiapkan tiga kursi untuk Saya, Pastor Alor, dan Frater Diros. Di sini juga ada tiga pot bunga dan tiga tiang yang dipasangi balon, meski ada banyak tiang lainnya,” jelas Pastor Montolalu.

Selain itu, Pastor Montolalu mengaitkan angka 3 dengan ajaran Kristen, mengingatkan bahwa Yesus membawa tiga murid ke Gunung Tabor untuk menyaksikan kemuliaan Tuhan. “Untuk Frater Diros dan kita semua, mari kita mendaki menuju kemuliaan, mempersiapkan diri untuk tiga tahun ke depan yang akan membawa kemuliaan berupa tahbisan,” lanjutnya.

Pastor Montolalu juga mengingatkan pentingnya angka 3 dalam kehidupan spiritual, mengacu pada Allah Tritunggal: Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Acara perpisahan ini menjadi momen refleksi bagi umat dan Frater Diros, yang belajar menghargai pesan dan simbolisme angka 3 dalam perjalanan spiritual mereka.

Acara Perpisahan ini juga dihadiri Pastor Jan Silvianus Koraag Pr., Frater Diros Pugon Pr., Ketua Stasi Elvi Tololiu dan umat Stasi Santo Carolus Borromeus. Frater berterima kasih kepada pengurus Stasi Carolus Boromeus dan umat yang telah menerimanya dan membantu dalam pelayanan. “Saya mohon pamit dan tolong maafkan kalau ada salah saat saya beeada di stasi ini,” ungkap Frater Dirros.

Begitu juga Ketua Stasi Elvi Tololiu berterima kasih kepada Frater Diros yang telah melayani umat stasi dengan suka cita.”Semoga Frater bisa menyelesaikan panggilan suci ini dan ditahbiskan sebagai imam,” tutur Tololiu.(Roy)

KONTEN POPULER

Latest articles

SANTO KAROLUS BORROMEUS: Gembala yang Menghadirkan Kasih Kristus di Tengah Umat

4 November | Peringatan Santo Karolus Borromeus, Uskup Tahuna – Gereja Katolik setiap tanggal 4...

Revitalisasi Berlangsung, Anak-anak TK Katolik Santo Agustinus Tahuna Tetap Semangat Belajar

TAHUNA – Proses pembangunan revitalisasi yang sedang berlangsung tidak menyurutkan semangat anak-anak TK Katolik...

Rally Rosario dan Aneka Lomba Warnai Penutupan Bulan Rosario Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna

TAHUNA – Semangat iman, persaudaraan, dan sukacita umat mewarnai rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario...

BATAHA SANTIAGO: SANG RAJA MANGANITU YANG MEMILIH MATI DARI PADA TUNDUK KEPADA PENJAJAH

Sejarah, Perjuangan, dan Nilai-Nilai Kepahlawanan Raja Bataha Santiago Tahuna – Bataha Santiago merupakan salah satu...

More like this

SANTO KAROLUS BORROMEUS: Gembala yang Menghadirkan Kasih Kristus di Tengah Umat

4 November | Peringatan Santo Karolus Borromeus, Uskup Tahuna – Gereja Katolik setiap tanggal 4...

Revitalisasi Berlangsung, Anak-anak TK Katolik Santo Agustinus Tahuna Tetap Semangat Belajar

TAHUNA – Proses pembangunan revitalisasi yang sedang berlangsung tidak menyurutkan semangat anak-anak TK Katolik...

Rally Rosario dan Aneka Lomba Warnai Penutupan Bulan Rosario Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna

TAHUNA – Semangat iman, persaudaraan, dan sukacita umat mewarnai rangkaian kegiatan penutupan Bulan Rosario...