
Manado – Pada hari Selasa, 25 Maret 2025, Wilayah Rohani (WR) St. Vincentius De Paul mengadakan ibadah wilayah yang berlangsung dengan penuh khusyuk dan kekeluargaan. Ibadah ini diselenggarakan di rumah beberapa keluarga, yaitu Keluarga Rengkung Tampi, Keluarga Wagiman Rengkung, Keluarga Karundeng Runtuwene, Keluarga Karundeng Tumiwa, dan Keluarga Walandow Karundeng. Kegiatan ini dihadiri oleh 41 umat, yang berkumpul untuk beribadah bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Pemimpin ibadah adalah Ibu Deitje Sanger, sementara Ibu Daisy Moniung bertindak sebagai pembawa acara (MC). Ibadah dimulai dengan pujian dan doa yang membawa umat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Suasana khusyuk terasa sejak awal, memperlihatkan bagaimana umat memusatkan hati dan pikiran mereka dalam peribadatan.
Dalam renungan yang dibawakan, Kitab Kejadian 1:11-13 menjadi dasar refleksi. Ayat tersebut mengisahkan tentang penciptaan tumbuh-tumbuhan pada hari ketiga penciptaan, di mana Allah berfirman, “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji menurut jenisnya di bumi.” Dari ayat ini, umat diajak merenungkan kebesaran Tuhan yang menciptakan alam semesta dengan segala keteraturan dan kebijaksanaan.
Renungan ini menekankan bahwa ciptaan Tuhan, seperti tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan, tidak hanya ada untuk memenuhi kebutuhan fisik manusia, tetapi juga mengajarkan tentang pertumbuhan iman. Iman diibaratkan sebagai benih yang perlu dirawat dan dipelihara agar dapat bertumbuh dan berbuah. Umat diingatkan bahwa iman harus terus dipupuk melalui doa, perbuatan baik, dan hubungan yang semakin dekat dengan Tuhan.
Lebih jauh lagi, renungan ini juga mengajak umat untuk selalu bersyukur atas alam ciptaan Tuhan yang telah memberikan segalanya untuk kelangsungan hidup manusia. Sebagai manusia yang diberi tanggung jawab untuk merawat bumi, umat diajak untuk menjaga alam dan lingkungan dengan bijaksana. Dengan demikian, iman yang bertumbuh sejalan dengan kepedulian terhadap sesama dan alam.
Ibadah Wilayah WR St. Vincentius De Paul tidak hanya menjadi momen untuk berdoa dan mendengarkan Firman Tuhan, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antar umat. Melalui renungan dari Kitab Kejadian 1:11-13, umat diingatkan akan pentingnya merawat iman seperti benih yang harus terus tumbuh dan berbuah, serta tanggung jawab manusia untuk menjaga alam ciptaan Tuhan.
Dengan semangat kebersamaan ini, umat diharapkan terus aktif dalam kegiatan rohani dan sosial, serta membawa nilai-nilai kasih, pelayanan, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

