Banggai – RD Perdianus Poida persembahkan misa perdana di kampung halamannya pada hari Minggu (25/5/2025). Perayaan misa perdana Pastor Perdi di Stasi Santa Maria Magdalena Bentean dikemas dalam berbagai acara. Sebelum perayaan ekaristi, perayaan syukur ini dimulai dengan acara penyambutan.
Dua imam baru, Pastor Perdi dan Pastor Franto, disambut di sebuah pintu gerbang. Prosesi penyambutan ini dimulai dengan penerimaan oleh tokoh masyarakat dan pemerintah setempat serta sejumlah besar umat yang hadir.
Selanjutnya, dua imam baru ini diarak dengan tandu. Tarian dan musik tradisional secara bergantian mengantar dua imam baru menuju rumah keluarga Pastor Perdi yang disambut dengan upacara adat Banggai, dan kemudian diarak lagi menuju gereja stasi.



Perayaan ekaristi kemudian dimulai pada pukul 17.00 WITA. Didampingi Pastor Frantosius Kadoang dan para pastor lainnya, Pastor Perdianus menjadi selebran utama pada misa syukur ini. Umat yang mengikuti misa datang dari pusat paroki hingga stasi-stasi se-Paroki Banggai.
Selepas misa, acara dilanjutkan dengan pemberian berkat pertama imam baru kepada para pastor dan umat. Setelah pemberian berkat, dua imam baru berfoto bersama dengan para imam, para pengurus paroki dan stasi, keluarga, dan kelompok-kelompok umat.



Pada acara ramah tamah, Pastor Perdi mengucapkan terima kasih kepada para pastor, kepada seluruh umat, dan khususnya kepada keluarga yang telah melepas dan mendukungnya dalam menjalani panggilan hidup sebagai imam.
“Terima kasih saya ucapkan kepada para pastor dan seluruh umat atas doa dan dukungannya kepada saya selama ini. Secara khusus, saya ucapkan terima kasih kepada semua anggota keluarga yang dengan tulus hati telah mendukung dan akhirnya melepas saya untuk menjalani panggilan saya sebagai seorang imam”, tuturnya.
Dengan moto tahbisan “Aku Percaya, Tuhan!”, Pastor Perdi akan mulai menjalani tugas perutusannya sebagai imam di Paroki Santa Maria Pengantara Kosio Barat. ***
