Senin 14 Oktober 2024
(Gal.4:22-24.26-27.31-5:1; Luk.11:29-32); Pekan Biasa XXVIII
Ketika langit mulai mendung maka tandanya akan turun hujan. Ketika lonceng Gereja berdentang, tandanya akan ada perayaan di Gereja. Dan masih banyak tanda lain lagi yang menujukan bahwa akan adanya peristiwa setelah adanya tanda-tanda itu.
Injil hari ini melukiskan tentang tanda. Tanda yang selalu diminta oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat tentang kehadiran Yesus, tentang siapa Yesus dan mengapa Yesus membuat banyak tanda. Pengakuan diri sebagai Anak Allah menjadi keraguan mereka sehingga meminta tanda yang membuat mereka percaya. Mereka lupa bahwa yang hadir di hadapan mereka adalah yang dari Allah. Mereka meminta tanda sementara tanda nyata kehadiran ada di depan mata mereka yaitu Yesus sendiri. Maka Yesus menyatakan bahwa, “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda nabi Yunus… demikianlah Anak Manusia akan menjadi tanda bagi angkatan ini.”
Penegasan Yesus ini mengajak mereka untuk membuka hati akan kehadiran Yesus. Umat Perjanjian Lama merindukan kehadiran nyata dari Allah sehingga kehadiran Yesus sebenarnya menjawab kerinduan itu, namun nyatanya yang ada hanyalah keraguan karena ditutup oleh kebencian dan iri hati. Yesus tampil sebagai pribadi yang bukan saja memberikan tanda-tanda tetapi langsung berbuat kebaikan untuk banyak orang. Maka Yesus sendiri menegaskan bahwa tidak akan memberikan tanda lagi. Karena Dia sendirilah yang akan menjadi tanda keselamatan manusia.
Mari kita selalu berusaha untuk berbuat kebaikan, membuka hati pada kehadiran Yesus yang selalu ada untuk kita. Kita berdoa agar kehadiran kita juga setiap hari menjadi tanda kehadiran Kristus. (mD)
Ya Yesus, kuatkanlah kami untuk selalu menjadi tanda kebaikan bagi orang lain. Amin
