BerandaRenunganRenungan Harian Katolik 19 November 2024: Perjumpaan Yang Mengubah

Renungan Harian Katolik 19 November 2024: Perjumpaan Yang Mengubah

Published on

spot_img

Selasa 19 November 2024

(Why.3:1-6.14-22; Luk.19:1-10); Pekan Biasa XXXIII

Akan menjadi sebuah cerita atau gosip ketika ada orang yang baik kemudian mau menumpang di rumah orang yang dikenal tidak baik di kalangan masyarakat. Pasti ada tanggapan yang muncul. Pada umumnya akan dikatakan, ada apa dengannya? Artinya sesuatu yang tak wajar dilakukan, bukankah itu buang-buang waktu saja?

Kenyataan serupa terjadi di kalangan orang di kota Yerikho ketika Yesus mau menumpang di rumah Zakheus. Hal ini menjadi perbincangan di antara mereka sebab Zakheus di kenal sebagai orang jahat, seorang pemungut cukai, yang tidak memperhatikan sesamanya yang kecil, bahkan sering memeras mereka. Maka dari itu kedatangan Yesus dan mau menumpang di rumah Zakheus sama seperti buang-buang waktu, tidak ada gunanya, sebab memang dia dikenal sebagai orang jahat, untuk apa?

Yesus yang mau berkunjung ke rumah Zakheus membawa makna tersendiri dalam hidupnya. Anggapan banyak orang bahwa kunjungan itu tidak berarti apa-apa, malahan menjadi sebuah berkat bagi Zakheus dan merubah hidupnya. Perjumpaan bersama Yesus ternyata membawa perubahan tersendiri, perjumpaan bersama Yesus mentransformasi hidup Zakheus. Awalnya dikenal sebagai pribadi jahat, tidak memperhatikan kaum kecil malahan berbalik. Dia mengatakan, “Tuhan, separuh dari milikku akan ku berikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang ku peras dari seorang akan ku kembalikan empat kali lipat.

Ternyata kunjungan yang membawa perjumpaan yang dekat mampu mengubah hidup. Padahal dalam injil tidak ada kata-kata Yesus atau nasihat untuk Zakheus ketika Yesus berkunjung ke rumahnya. Yang ada adalah kesadaran dari Zakheus. Namun perjumaan itu membawa keselamatan bagi Zakheus. Yesus menegaskan, “Hari ini terjadi keselamatan atas rumah ini, karena orang ini pun akan Abraham.” Mari kita belajar seperti Zakheus yang mau membuka diri untuk selalu menerima Yesus dalam hidup kita. Hati yang terbuka akan kehadiranNya akan mengantar pada keselamatan yang Ia janjikan. Keterbukaan hati akan perjumpaan dengan Yesus mengubah segalanya. (mD)

Ya Yesus, ubahlah hidup ku agar semakin dekat denganMu. Amin

KONTEN POPULER

Latest articles

Legio Christi Ambil Bagian dalam Perayaan Hari Minggu Misi Sedunia ke-100

TAHUNA – Kelompok Kategorial Legio Christi (LC) mengambil bagian dalam pelayanan pada perayaan Hari...

Minggu Misi Sedunia ke-100, Umat Tahuna Diajak Bersatu dalam Kristus

TAHUNA – Umat Katolik di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna merayakan Hari Minggu Misi...

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

More like this

Mengandalkan Rahmat Tuhan di Tengah Kelemahan, Pesan Pastor Jacob Adilang dalam Misa Pagi di Guaan

GUAAN, BOLTIM – Sebelum bertolak menuju Kota Manado usai mengikuti rangkaian Konferensi VIII dan...

Berdoalah dengan Hati, Bukan dengan Banyak Kata

"Karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu meminta kepada-Nya." (Matius 6:8) Dalam kehidupan...

Bacaan Injil dan Refleksi, 28 Maret 2026

Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa...