BerandaRenunganRenungan Harian Katolik 8 November 2024: Cerdik dan Bijaksana

Renungan Harian Katolik 8 November 2024: Cerdik dan Bijaksana

Published on

spot_img

Jumat 8 November 2024

(Flp.3:17-4:1; Luk.16:1-8); Pekan Biasa XXXI

Bertindak menyelamatkan diri dari persoalan adalah hal yang menghimpit adalah sebuah upaya biasa untuk dilakukan. Apalagi persoalan yang berat yang datang yang mungkin mengancam hidup dan masa depan. Maka tindakan apa pun bisa dilakukan agar bisa terbebas dari kemelut persoalan itu.

Injil hari ini memberikan kisah yang mungkin membuat kita sedikit terheran. Kita mendengar tentang seorang bendahara yang telah menyalahgunakan kepercayaan tuannya. Saat ia tahu dirinya akan dipecat, ia menggunakan kecerdikannya untuk menurunkan hutang para debitur tuannya, dengan harapan bahwa mereka akan menolongnya nanti. Pada akhirnya, yang mengejutkan, bendahara yang licik ini justru dipuji karena kecerdikannya. Ini bukanlah pengesahan atas ketidakjujuran, tetapi pengajaran penting tentang cara kita memandang sumber daya dan tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada kita.

Yesus ingin mengingatkan kita bahwa sebagai murid-Nya, kita juga adalah bendahara. Segala hal yang kita miliki, waktu, talenta, harta, bukanlah milik kita sendiri, melainkan titipan dari Tuhan. Maka, bagaimana kita mengelola anugerah tersebut? Apakah kita bijaksana dalam menggunakannya untuk kebaikan, atau malah menghamburkannya untuk diri sendiri? Bendahara dalam perumpamaan ini, meski berbuat curang, menyadari bahwa hidupnya ada dalam krisis, dan ia bertindak untuk menyelamatkan dirinya. Kita pun dipanggil untuk bertindak dengan bijaksana dan cerdik, bukan untuk keuntungan duniawi, tetapi untuk hal-hal kekal, demi membangun Kerajaan Allah di bumi.

Pesan Injil ini adalah ajakan untuk melihat lebih jauh ke dalam hidup kita. Tuhan memanggil kita untuk menjadi bendahara yang bijaksana, yang setia pada tanggung jawab kita dan menggunakan segala hal untuk kemuliaan-Nya. Marilah kita belajar untuk hidup tidak hanya dengan tujuan duniawi, tetapi dengan pandangan pada kehidupan kekal yang Tuhan tawarkan. Seperti bendahara yang cerdik itu, marilah kita bertindak cerdik, namun dengan hati yang penuh kasih dan niat yang lurus, agar ketika waktu kita tiba untuk memberi pertanggungjawaban di hadapan Tuhan, kita dapat mendengar-Nya berkata, “Baik sekali, hamba yang baik dan setia.” (mD)

Ya Yesus, anugerahilah kami kebijaksanaan dan sikap cerdik dalam menghadapi tantangan yang menghimpit kami. Amin

KONTEN POPULER

Latest articles

Sambut BKSN 2026, Umat Katolik Diajak Mendalami Sosok Yesus Sang Guru Lewat Injil Matius

Manado – Memasuki bulan September, seluruh umat Katolik di Indonesia kembali merayakan Bulan Kitab...

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...

Wilayah Rohani Sta Lidwina Jawarah Lomba Catur Paroki BTC – GPI

Wilayah Rohani St Lidwina berhasil menjuarai Lomba Catur antar Wilayah Rohani setelah menaklukan Wilayah...

More like this

Mengandalkan Rahmat Tuhan di Tengah Kelemahan, Pesan Pastor Jacob Adilang dalam Misa Pagi di Guaan

GUAAN, BOLTIM – Sebelum bertolak menuju Kota Manado usai mengikuti rangkaian Konferensi VIII dan...

Berdoalah dengan Hati, Bukan dengan Banyak Kata

"Karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu meminta kepada-Nya." (Matius 6:8) Dalam kehidupan...

Bacaan Injil dan Refleksi, 28 Maret 2026

Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa...