BerandaBerita KomsosUmat Stasi Tataaran Koya Rayakan Pelindung Yohanes Pembaptis

Umat Stasi Tataaran Koya Rayakan Pelindung Yohanes Pembaptis

Published on

spot_img

Tataaran – Umat Katolik di Stasi St. Yohanes Pembaptis Tataaran 1 Koya, Tondano, Minahasa, Sulut, Kamis (23/6/2022), merayakan Misa Pesta Pelindung.

Dirayakan pada sore hari, misa ini dipimpin oleh Pastor Paroki St. Antonius dari Padua Tataaran, Pastor Dismas V. Salettia, Pr. Dalam homilinya, Pastor Dismas menjelaskan keistimewaan utama Santo Yohanes Pembaptis diantaranya pembaptisan Yesus melalui Yohanes Pembaptis dan merupakan tokoh yang mengalami peralihan dari Perjanjian Lama ke Perjanjian Baru.

Selain itu, belajar dari Santo Yohanes Pembaptis tentang arti jujur, lurus, tulus, rendah hati dan penuh komitmen dalam menjalankan kehidupannya bersama Yesus dan mengajarkan kepada manusia agar mempunyai tujuan hidup.

“Semoga umat di Stasi ini belajar dari keutamaan-keutamaan ini, mulai membawa diri dan hidup rohani agar pribadi, keluarga kita maupun wilayah rohani berkualitas,” kata Pastor Dismas pada misa yang juga disiarkan Live Streaming ini.

IMG20220623214700
Ketua Stasi St. Yohanes Pembaptis Tataaran 1 Koya, Tarsisius Y. J. Lenzun. (Foto: Komsos Paroki Tataaran)

Ada tiga peristiwa kelahiran yang ditetapkan menjadi perayaan besar dalam gereja, yaitu kelahiran Yesus (Natal), Bunda Maria, serta Yohanes Pembaptis. Peringatan ini jatuh pada 24 Juni, akan tetapi karena hari ini bertepatan dengan Hari Raya Hati Kudus Yesus maka perayaan ini diperingati pada 23 Juni.

Sementara itu, Ketua Stasi St. Yohanes Pembaptis Tataaran 1 Koya, Tarsisius Y. J. Lenzun menceritakan sekilas terkait sejarah pembangunan Stasi Tataaran 1 Koya. Tarsisius menjelaskan pada tahun 1999 Stasi itu berstatus wilayah rohani.

“Terdiri dari dua wilayah rohani Santo Rafael dan Santo Gabriel kemudian lewat perkembangan umat yang banyak ditambah satu wilayah rohani Santo Mikael Malaikat Agung. Kemudian menjadi Stasi Santo Yohanes Pembaptis Tataaran Satu Koya,” ujar dia kepada Komsos Paroki Tataaran.

Selain itu, Tarsisius mengatakan bahwa pembangunan Stasi tidak terlepas dari campur tangan para pastor paroki dari masa ke masa. Bahkan katanya pada awal pendirian Stasi, nama Yohanes itu mengambil salah satu nama pastor yaitu Pastor John Tinggogoy, MSC. Ia berharap agar umat Katolik di Stasi St. Yohanes Pembaptis berkembang kedepannya dan maju di Paroki St. Antonius dari Padua Tataaran.

Komsos Paroki Tataaran

KONTEN POPULER

Latest articles

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di Paroki Tataaran.

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di...

LP3KD Sulut Bentuk Tim Pelatih, Siapkan Kontingen Terbaik untuk Pesparani Nasional 2027

MANADO – Di sela pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani...

15 Kabupaten/Kota Kompak, LP3KD Sulut Matangkan Persiapan Pesparani Nasional 2027

MANADO – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sulawesi Utara menggelar Rapat...

Lomba Remi dan Jenderal Awali Rangkaian Pesta Pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta – GPI

Rangkaian kegiatan dalam rangka pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah...

More like this

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di Paroki Tataaran.

Uskup dan Tim Keuskupan Manado hadiri Monitoring dan Evaluasi Program Kerja Kevikepan Tondano-Mitra di...

LP3KD Sulut Bentuk Tim Pelatih, Siapkan Kontingen Terbaik untuk Pesparani Nasional 2027

MANADO – Di sela pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani...

15 Kabupaten/Kota Kompak, LP3KD Sulut Matangkan Persiapan Pesparani Nasional 2027

MANADO – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sulawesi Utara menggelar Rapat...