Banggai – Umat Pusat Paroki Raja Damai Banggai berkumpul di gereja paroki untuk mengikuti acara perpisahan dengan Frater Belly Resubun MSC pada hari Selasa (10/6/2025). Selain umat pusat paroki, pengurus-pengurus stasi se-Banggai darat juga turut hadir pada acara ini.
Acara perpisiahan umat dengan Frater Belly ini diawali dengan perayaan ekaristi yang dipersembahkan oleh Pastor Paroki Raja Damai Banggai, Pastor Tarsisius Kewa Ama MSC. Selepas misa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah di depan rumah pastoran.
Pada acara ini Frater Belly mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pastor Paroki, Pengurus DPP, Pengurus DPS dan seluruh umat Paroki Raja Damai Banggai yang telah menerima dan mendukungnya selama ia melayani di paroki ini. Ia pun meminta maaf bila terdapat kekurangan-kekurangan yang tidak berkenan bagi Pastor dan umat sekalian. Terakhir, ia mengharapkan doa-doa umat.
“Terima kasih kepada Pastor Paroki, Pengurus DPP, pengurus DPS dan seluruh umat yang telah menerima dan mendukung saya selama saya ada di paroki ini. Maafkan saya bila ada kekurangan yang mungkin tidak berkenan bagi Pastor Paroki dan seluruh umat di sini. Saya mohon doakan saya”, ungkapnya.

Pada kesempatan selanjutnya, Pastor Paroki Raja Damai Banggai, Pastor Tarsisius Kewa Ama MSC memberikan pesan-pesan baik kepada Frater Belly maupun kepada umat. Ia mengingatkan bahwa pengalaman menjadi frater pastoral berbeda dengan pengalaman menjadi pastor yang perlu mengambil keputusan-keputusan.
Ia pun menekankan bahwa tugas pastoral akan baik bila komunikasi dibangun dengan baik. Untuk itu, ia mengajak umat untuk saling membangun komunikasi dan saling mendukung agar pelayanan pastoral dapat berjalan dengan baik.
“Pengalaman menjadi frater pastoral berbeda dengan pengalaman menjadi pastor paroki yang perlu mengambil keputusan-keputusan. Nah, tugas pelayanan pastoral akan berjalan dengan baik bila terbangun komunikasi yang baik pula. Untuk itu, marilah kita saling berkomunikasi agar pelayanan dapat berjalan dengan lebih baik lagi”, tuturnya.

Pada bagian akhir sambutannya, Pastor Paroki mengucapkan terima kasih kepada Frater Belly selama ia bertugas di Paroki Raja Damai Banggai. Ia juga meminta maaf bila ada kekurangan atau hal yang menyakitkan selama ia bertugas di Paroki Banggai. Selanjutnya, ia berpesan agar Frater selalu semangat kemana pun nanti ia diutus.
“Terima kasih banyak Frater Belly telah melayani di sini. Minta maaf bila ada kekurangan atau sesuatu yang menyakitkan selama bertugas di sini. Tetap semangat dimana pun nanti diutus”, ucap Pastor Ama.
Setelah mendengarkan sambutan-sambutan, seluruh umat yang hadir makan malam bersama. Selanjutnya, anggota wilayah-wilayah rohani di pusat paroki, kelompok-kelompok kategorial dan ormas Katolik mempersembahkan lagu-lagu sebagai tanda terima kasih dan perpisahan kepada Frater Belly. ***
