BerandaRenunganZaman Minyak Gosok

Zaman Minyak Gosok

Published on

spot_img

Merenungkan Sabda
Sabtu, 25 Mei 2024
Pekan Biasa VII
(Yak.5:13-20, Mrk.10:13-16)

Kitab Suci memakai dua macam istilah untuk tindakan “mengoleskan” (minyak). Yang pertama berarti mengoleskan minyak gosok untuk memijat, mengobati, atau merawat orang sakit (terluka). Yang kedua, mengoleskan minyak sebagai bagian dari suatu upacara keagamaan. Yang pertama adalah tindakan medis, sedangkan yang kedua tindakan ritual.

Yakobus memakai istilah Yunani yang mengandung pengertian medis. Kala itu penggunaan minyak gosok untuk orang sakit sangat lazim (bdk. Luk. 10:34). Boleh dikata, pengolesan minyak mewakili tindakan medis pada saat itu. Teringat dulu waktu kecil di kampung, sangat susah untuk mendapat pengobatan secara medis karena belum ada Puskesmas, atau ses atau mantri (istilah dulu) apalagi seorang dokter. Sarana-sarana ini hanya bisa ditemukan di kota-kota yang agak jauh dari kampung. Maka dukun memegang peranan besar. Yang sakit pasti akan memamggil dukun apapun jenis sakitnya. Resep obat seorang dukung adalah air putih, kemudia dibacakan doa di atas air, lain kali dibumbuhi dengan tiupan napas sang dukun, bahkan ada juga dengan percikuan ludah sedikit. Dan air itu diberikan kepada si sakit untuk diminum atau digosokan di area yang sakit. Itulah cara pengobatan yang ada pada waktu itu.

Nasihat Rasul Yakobus ini sebenarnya memberi tekanan bukan pada pengolesan minyak melainkan pada doa dalam nama Tuhan. Artinya, terhadap orang sakit tidak cukup hanya diobati dengan minyak, tetapi ia perlu didoakan. Pengobatan selayaknya dilakukan serentak dengan pelayanan doa. Doa yang bersungguh hati amat besar kuasanya (ay. 16). Memberi efek baik secara jasmani maupun rohani (ay. 15-16; 19-20). Sama seperti pengalaman masa kecil tadi, bukan soal cara atau materi air yang dicampuri dengan napas dan percikan ludah dari si dukun, tetapi juga mantra atau doa yang diucapkan memberi efek baik pada si sakit, sehingga meskipun sederhana cara pengobatan itu tetapi banyak yang mengalami manfaat dari pengobatan itu.

Dengan kemajuan teknologi saat ini dan penemuan-penemuan mutakhir di bidang ilmu kedokteran, pengobatan cara tradisional mulai ditinggalkan. Orang akan lebih memilih menggunakan laser dari pada minyak gosok. Orang tidak perlu susah-susah melahirkan secara normal tetapi melalui oparasi, dst…,dst. Nah apa yang tetap dalam praktek pengobatan itu? Tidak lain adalah doa tetap dibutuhkan. Untuk itulah Rasul Yakobus menasehati jemaat agar memanggil penatua jika ada yang sakit untuk didoakan. Terima kasih kepada umat yang memberi perhatian pada pelayanan doa bagi orang-orang sakit. Doa yang sunggung-sungguh, besar kuasanya bagi mereka yang sakit. Biasanya ketika si sakit membutuhkah pelayanan sakramen Penguruan orang sakit, lalu imam datang untuk mengoleskan minyak Pengurupan orang sakit sebagai obat tetapi juga sebagai bekal suci. Betapa pun canggihnya teknologi kedokteran, pelayanan doa ini tidak bisa diabaikan dan tetap dibutuhkan. Ketika pengobatan medis tidak mampu menyembuhkan, kuasa doa dan Pengurapan Sakramen dapat menyembuhkan. Kunjungi dan doakanlah orang-orang sakit. Amin.

AMDG. Pst.Y.A.
St. Ignatius, Mdo.

KONTEN POPULER

Latest articles

Sambut BKSN 2026, Umat Katolik Diajak Mendalami Sosok Yesus Sang Guru Lewat Injil Matius

Manado – Memasuki bulan September, seluruh umat Katolik di Indonesia kembali merayakan Bulan Kitab...

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...

Wilayah Rohani Sta Lidwina Jawarah Lomba Catur Paroki BTC – GPI

Wilayah Rohani St Lidwina berhasil menjuarai Lomba Catur antar Wilayah Rohani setelah menaklukan Wilayah...

More like this

Mengandalkan Rahmat Tuhan di Tengah Kelemahan, Pesan Pastor Jacob Adilang dalam Misa Pagi di Guaan

GUAAN, BOLTIM – Sebelum bertolak menuju Kota Manado usai mengikuti rangkaian Konferensi VIII dan...

Berdoalah dengan Hati, Bukan dengan Banyak Kata

"Karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu meminta kepada-Nya." (Matius 6:8) Dalam kehidupan...

Bacaan Injil dan Refleksi, 28 Maret 2026

Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa...