BerandaBerita KomsosDua Puluh Pendaras Mazmur Berlaga Dalam Pesparani

Dua Puluh Pendaras Mazmur Berlaga Dalam Pesparani

Published on

spot_img

Sebanyak dua puluh pendaras mazmur berlaga pada hari pertama Pesparani I Tingkat Kabupaten Banggai Laut, Jumat (22/11/2024). Lomba yang dilaksanakan di Gereja Paroki ini dimulai pada pukul 20.00 WITA.

Lomba mazmur pada Pesparani ini mempertandingkan beberapa kategori, yakni kategori anak, kategori remaja, kategori OMK, dan kategori dewasa. Seluruh peserta yang berasal dari enam kecamatan pada seluruh kategori berjumlah dua puluh pendaras.

IMG 20241123 WA0000
Tim juri sedang melakukan penilaian

Sementara itu, juri pada lomba mazmur kali ini berasal dari luar Paroki Raja Damai Banggai yang telah memiliki pengalaman sebagai juri dan kompeten di bidangnya. Tiga juri pada lomba ini adalah Bpk. Aldrino Rino Mokili, Bpk. Arnold Artha Paliling, dan Bpk. Smintho F. Asumbi.

Pada lomba ini, setiap peserta diberi kesempatan untuk mendaraskan mazmur yang telah ditentukan. Selain pendaras, setiap kontingen juga menyiapkan tiga orang penjawab saat pendaras selesai menyanyikan bait-bait mazmur.

Meskipun berlangsung hingga larut malam, sebagian besar penonton tetap antusias menyaksikan lomba dan memberikan dukungan kepada rekan kontingen mereka yang sedang bertanding.

IMG 20241123 WA0002
Para penonton memadati gedung gereja tempat lomba mazmur dilaksanakan

Di akhir lomba, para juri memberikan catatan-catatan terkait penampilan para pemazmur. Bpk. Aldrino Mokili dalam catatannya menggarisbawahi hal-hal mendasar yang perlu diperhatikan pemazmur, yakni terkait pernafasan dan pemenggalan kata, tentang notasi, gaya bernyanyi, dan tentang kesiapan mental pemazmur. Ia juga mengingatkan bahwa bermazmur berarti bernyanyi bagi Tuhan sehingga membutuhkan totalitas dalam bernyanyi.

Selain itu, Bpk. Smintho Asumbi juga menambahkan beberapa catatan, antara lain bermazmur adalah mewartakan sabda Allah. Oleh sebab itu, perlu kesiapan pemazmur untuk mewartakan sabda itu. Selanjutnya, ia menekankan bahwa pemazmur harus mampu menggugah umat untuk bernyanyi menanggapi bait-bait yang dinyanyikan pemazmur.

IMG 20241123 WA0001 1
Tim juri dan peserta dari salah satu kontingen berfoto setelah lomba

Sebelum rangkaian lomba mazmur ini ditutup, tim juri dan peserta dari tiap kecamatan melakukan foto bersama. Lomba mazmur ini adalah lomba terakhir yang dipertandingkan pada hari pertama perhelatan Pesparani I Tingkat Kabupaten Banggai Laut. ***

KONTEN POPULER

Latest articles

Umat WR Sta. Lidwina GPI Bantu Masyarakat di Stasi Kima Atas dan Stasi Mapanget Barat

Umat Wilayah Rohani Santa Lidwina, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) mengadakan...

Minggu Panggilan: Saat Umat Diteguhkan untuk Menjawab Suara Sang Gembala

Tahuna – Suasana penuh hikmat mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Paskah IV, yang juga dikenal...

Rayaan HUT ke-30 Imamat, Pastor Jan Koraag Berpisah dengan Umat Paroki GPI

Hari Ulang Tahun Imamat ke-30 menjadi momen kegembiraan dan haru bagi Pastor Jan Silvianus...

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

More like this

Umat WR Sta. Lidwina GPI Bantu Masyarakat di Stasi Kima Atas dan Stasi Mapanget Barat

Umat Wilayah Rohani Santa Lidwina, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) mengadakan...

Minggu Panggilan: Saat Umat Diteguhkan untuk Menjawab Suara Sang Gembala

Tahuna – Suasana penuh hikmat mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Paskah IV, yang juga dikenal...

Rayaan HUT ke-30 Imamat, Pastor Jan Koraag Berpisah dengan Umat Paroki GPI

Hari Ulang Tahun Imamat ke-30 menjadi momen kegembiraan dan haru bagi Pastor Jan Silvianus...