BerandaBerita KomsosBuka Hati dan Pikiran dan Beri Waktu Untuk Berjumpa Dengan Tuhan Dalam...

Buka Hati dan Pikiran dan Beri Waktu Untuk Berjumpa Dengan Tuhan Dalam Doa, Ibadah maupun Ekaristi

Published on

spot_img

Manado – “Mari buka hati dan pikiran untuk menerima Tuhan dalam hati, dan memberikan waktu untuk berjumpa dengan Tuhan dalam doa, ibadah maupun Ekaristi,”

Hal ini diungkapkan Pemimpin Ibadah, Bapak Man Repi dalam ibadah Wilayah Rohani St Ursula, Paroki St Mikael Perkamil Manado, bertempat di rumah keluarga, Tongkeles Dondok, Selasa, 19 Nopember 2024.

Lanjutnya, perjumpaan dengan Tuhan merupakan saat yang sangat penting bagi orang beriman, mendengar tentang Tuhan, mengenal Dia dan memutuskan untuk mengikuti Dia.

“Keputusan untuk mengikut Tuhan menuntut pengorbanan sehingga kita harus mengorbankan kesenangan, kenyamanan dan keegoisme diri,” tuturnya.

Diawal renungannya disampaikan, di tengah kekhawatiran akan lunturnya hidup keberimanan karena perkembangan dunia, ada harapan yang muncul, orang berbondong-bondong mencari Tuhan lewat ziarah ataupun perkumpulan doa dan sebagainya.

“Di tengah derasnya arus perubahan dan perkembangan zaman, kerinduan akan kehadiran Tuhan masih begitu kuat dalam kaum beriman,” ujarnya.

Belajar dari Zakheus adalah pengalaman iman yang hidup. Zakheus mendengar desas-desus tentang Yesus dan karya mujizatNya.

“Yesus menjadi buah bibir orang pada masa itu, orang ingin melihat, berjumpa, mengikuti, dan mendengarkanNya,” ungkapnya.

Zakheus juga tertarik untuk melihat, berjumpa dengan Yesus dengan mengalahkan kekurangannya, Zakheus orang yang pendek, ia tahu tidak akan bisa melihat Yesus, namun ia mencari cara dengan memanjat pohon ara.

“Perjumpaan dengan Yesus membuat Zakheus begitu bahagia,” jelasnya.

“Zakheus tidak perdulikan cemoohan dan cibiran orang sekitar, baginya perjumpaan dengan Tuhan lebih penting dari apapun, dengan perjumpaan ini, Zakheus mengalami perubahan,” ujarnya.

Sebelum renungan Bapak Man, menyampaikan bacaan liturgi dari Injil Lukas 19:1-10 dengan thema ‘Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.’

Sementara Pemimpin lagu, Ibu Kartini Marintja sedangkan persembahan di jalankan adik Cunling.

Ucapan terima kasih kepada tuan rumah yang dikunjungi dan umat yang hadir di sampaikan Sekertaris Wilroh, Bapak Man Repi.

Sambil bincang-bincang umat, keluarga menyiapkan makanan ringan dan di jalankan lotre.

Ibadah dimulai jam 19.00 Wita dan dihadiri sebanyak 9 orang.(Komsos Wilroh St. Ursula, Kartini Marintja).

KONTEN POPULER

Latest articles

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...

Pemkab Banggai Laut Lepas Kontingen Pesparani Katolik ke-I Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026

Banggai - Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara...

More like this

RD. Frantosius Kadoang: Kasih dan Komitmen Menjadi Fondasi Kehidupan Perkawinan

Tahuna – Kasih, kesetiaan, dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan perkawinan...

Menteri Agama Serahkan KMA Kepanitiaan Pesparani Katolik Nasional IV kepada Panitia

Jakarta, 29 September 2026 — Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Keputusan Menteri...

Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna Ikuti Peningkatan Kapasitas Team Paroki Nusa Utara

PINELENG – Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna turut ambil bagian dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas...