BerandaBerita KomsosIbadah Tobat Wilroh Santo Gregorius Agung Dihadiri 26 Umat

Ibadah Tobat Wilroh Santo Gregorius Agung Dihadiri 26 Umat

Published on

spot_img

Manado – Ibadah tobat pada masa Prapaskah di wilayah rohani (Wilroh) St. Gregorius Agung dilaksanakan di rumah keluarga Makang-Scipio.

Ibadah dilaksanakan pukul 18.30 Wita yang diawali dengan pemeriksaan batin dan dipimpin langsung oleh Ibu Ketua Wilayah Rohani, Ibu Meis Lomboan.

Pemeriksaan batin pada Ibadah Tobat dilaksanakan dengan mengikuti pada buku panduan Ibadah Tobat Prapaskah 2024 dengan tema Ekonomi Berkeadilan Ekologis.

Ibadah diawali dengan sapaan yang dilanjutkan dengan lagu pembuka ‘Ya Tuhan Kami Datang’ yang terdapat pada Madah Bakti nomor 366.

Lalu dilanjutkan dengan Tanda Salib dan Kata Pengantar.

Kemudian di doakan doa pembuka dan dinyanyikan ‘Hanya Debulah Aku’ sebagai lagu antar bacaan.

Bacaan Injil terdapat pada Lukas 19:1-10 dengan judul perikop Zakheus. Injil menceritakan terkait Zakheus yang berusaha melihat Yesus dalam perjalanan masuk di Kota Yerikho.

Setelah bacaan Injil dilanjutkan dengan renungan singkat dimana dikatakan bahwa kita sama dengan Zakheus, kita ingin berjumpa dengan Yesus melalui ibadah tobat ini.

Yesus memandang kita dengan penuh kasih dan penghargaan. Pandangan Yesus yang penuh cinta membuat kita sadar bahwa kita telah salah dan berdosa.

Melalui ibadah tobat ini Yesus merangkul kita dan berkata hari ini rahmat Allah akan turun kepadamu.

Kita juga diajak untuk merenungi apakah kita sebagai manusia dalam hidup ini kita sudah melestarikan dan menjaga alam, ataukah kita menjadi bagian dari orang yang egois yang tidak peduli dengan alam dan lingkungan sekitar kita?.

Setelah renungan singkat umat secara bersama-sama menyanyikan lagu ‘Di Muka Tuhan Yesus’ dilanjutkan dengan doa Bapa Kami dan Doa Penutup.

Pelayanan Ibadah Tobat dilayani langsung oleh Pastor Paroki, Pastor Wens Maweikere, Pr. Sebelum masuk ke dalam kamar  pengakuan dosa secara pribadi umat bersama-sama berdoa doa tobat.

Ibadah tobat di wilayah St. Gregorius Agung dihadiri sebanyak 26 umat.

Setelah semua umat selesai mengaku dosa, pastor Wens menutup rangkaian ibadah tobat dengan memberikan berkat.

Selanjutnya umat bersama-sama dengan Pastor Wens menikmati jamuan makan yang telah disediakan.

(Komsos Wilroh St. Gregorius Agung, Marce Lapendala)

KONTEN POPULER

Latest articles

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

Asah Kualitas Pelayanan Liturgi, Paroki Bunda Teresa GPI Kembali Gelar Pelatihan Cantores dan Pemazmur

Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (GPI) kembali menggelar pelatihan Cantores dan Pemazmur sebagai...

RD. Jacob Adilang: Tetap Bersukacita dan Setia dalam Setiap Pergumulan

Tahuna – Umat Stasi Santo Petrus Kahakitang diajak untuk memahami keadilan Allah bukan berdasarkan...

Doa Lintas Agama dan Adat, Memohon Pemulihan Alam Gunung Awu

TAHUNA — Keprihatinan atas kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan...

More like this

Paroki Bunda Teresa – GPI Gelar Pelatihan Leadership hingga Pendidikan Seks Anak

Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan komunikasi para pendamping serta penggerak pembinaan umat,...

Asah Kualitas Pelayanan Liturgi, Paroki Bunda Teresa GPI Kembali Gelar Pelatihan Cantores dan Pemazmur

Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (GPI) kembali menggelar pelatihan Cantores dan Pemazmur sebagai...

RD. Jacob Adilang: Tetap Bersukacita dan Setia dalam Setiap Pergumulan

Tahuna – Umat Stasi Santo Petrus Kahakitang diajak untuk memahami keadilan Allah bukan berdasarkan...