BerandaBerita KomsosPastor Jacob Adilang: Kita Tidak Hidup Sendiri, Kita Hidup dalam Komunitas

Pastor Jacob Adilang: Kita Tidak Hidup Sendiri, Kita Hidup dalam Komunitas

Published on

spot_img

TAHUNA — Umat Katolik diajak untuk tidak bersikap acuh terhadap sesama, melainkan berani menegur dan menasihati sebagai wujud kasih Kristiani.

Pesan tersebut disampaikan Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, RD. Jacob Adilang, dalam homili Hari Minggu Biasa Ke-XXIII sekaligus Minggu Kitab Suci Nasional, Minggu, 6 September 2026, di Gereja Santo Yohanes Rasul Tahuna.

Mengangkat pesan bacaan Nabi Yehezkiel, RD. Jacob menegaskan bahwa setiap orang dipanggil untuk menjaga satu sama lain.

“Kita tidak hidup sendiri. Kita hidup dalam komunitas. Kita hidup dalam keluarga,” tegasnya.

Menurutnya, mengetahui seseorang sedang berada dalam bahaya, tetapi memilih diam, bukanlah sikap yang dapat dibenarkan.

“Seandainya waktu dia masih hidup dan engkau tahu apa persis yang dibuat dan dilakukannya, lalu engkau dengan semangat untuk menjaga dan melindunginya memberitahukan hal itu, mungkin dia tidak akan jatuh. Mungkin dia tidak akan mati,” ungkapnya.

RD. Jacob juga mengingatkan bahwa kasih kepada sesama tidak cukup hanya dengan tidak merugikan orang lain. Kasih harus diwujudkan melalui keberanian untuk mengingatkan dan menolong.

WhatsApp Image 2026 09 06 at 11.59.01

Ia menekankan, teguran hendaknya disampaikan secara pribadi, empat mata, bukan untuk mempermalukan, melainkan untuk menyelamatkan.

“Sekali lagi sebagai saksi, bukan untuk menyudutkan yang bersangkutan,” katanya saat menjelaskan cara Yesus menegur dalam Injil.

Pada akhir homilinya, RD. Jacob mengajak umat merenungkan petikan Mazmur Tanggapan:

“Pada hari ini, kalau kamu mendengar suara Tuhan, janganlah bertegar hati.”

Pesan tersebut menjadi ajakan agar umat tidak menutup hati terhadap teguran yang disampaikan dengan kasih.

Sebab, mendengar suara Tuhan berarti berani membuka hati, memperbaiki diri, dan tidak membiarkan saudara berjalan menuju kesalahan.

Kasih kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kasih kepada sesama.

Peliput: Riko/Olvy

KONTEN POPULER

Latest articles

Sambut BKSN 2026, Umat Katolik Diajak Mendalami Sosok Yesus Sang Guru Lewat Injil Matius

Manado – Memasuki bulan September, seluruh umat Katolik di Indonesia kembali merayakan Bulan Kitab...

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...

Wilayah Rohani Sta Lidwina Jawarah Lomba Catur Paroki BTC – GPI

Wilayah Rohani St Lidwina berhasil menjuarai Lomba Catur antar Wilayah Rohani setelah menaklukan Wilayah...

More like this

Sambut BKSN 2026, Umat Katolik Diajak Mendalami Sosok Yesus Sang Guru Lewat Injil Matius

Manado – Memasuki bulan September, seluruh umat Katolik di Indonesia kembali merayakan Bulan Kitab...

Pastor Paroki Tataaran kunjungi WR. Malaikat Agung Gabriel, Perkuat Persatuan dan Kebersamaan Umat

Pastor Ray Lolowang bersama umat WR. Mailaikat Agung Gabriel

Wilayah Rohani Sta Verena Juarai Lomba Tenis Meja Paroki BTC – GPI

Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta - Griya Paniki Indah (BTC-GPI) diramaikan dengan Lomba...