BerandaBerita KomsosPastor Yong: Yesus Sang Terang Dunia Selalu Berjalan Bersama Kita

Pastor Yong: Yesus Sang Terang Dunia Selalu Berjalan Bersama Kita

Published on

spot_img

Manado – “Semoga inspirasi dari Pesta hari ini memberi kekuatan dan pengharapan, karena Yesus sang terang dunia selalu berjalan bersama kita,”

Hal ini diungkapkan dalam homili selebran Pastor Dr Johanis Ohoitimur, MSC (Yong) pada Misa kedua, Pesta Yesus Dipersembahkan Di Kanisah, bertempat di Gedung Gereja Paroki St Mikael Perkamil Manado, Minggu, (02/02/2025).

Menurut Pastor Yong, hari ini juga keluarga-keluarga merenungkan persembahan keluarga dan anak-anaknya kepada Tuhan. Semoga persembahan keluarga dan anak-anak kepada Tuhan tidak pernah berakhir. Marilah kita berdoa juga untuk mereka yang mengalami kegelapan dalam hidupnya karena keadaan tertentu. Kita juga berdoa bagi mereka yang mengabaikan persembahan dirinya melalui baptisan.

“Hari ini bersama seluruh Gereja, kita merayakan Pesta Yesus dipersembahkan di Kanisah di Yerusalem, suatu peristiwa 40 hari sesudah Natal, sesudah kelahiran Yesus. Peristiwa itu terjadi menurut tradisi Yahudi, anak laki-laki sulung dipersembahkan dan dikuduskan bagi Allah,” tutur Pastor Yong yang juga Rektor Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado.

Lanjut Pastor Yong, Pesta hari ini juga disebut Pesta Pentahiran, yaitu Bunda Maria mengalami pentahiran atau pemurnian diri setelah melahirkan.

“Dalam tradisi yang sangat kuno, pesta ini juga biasa ‘Hari Raya Lilin’, di mana umat merayakannya dengan perarakan lilin bernyala, sebagai tanda Yesus berjalan dalam dunia sebagai terang dunia. Lilin yang diberkati dibawa kembali ke rumah, dan dinyalakan setiap kali ada doa dalam keluarga. Tandanya, Yesus sebagai terang dunia hadir dalam keluarga, juga menandakan kehadiran Allah dalam hidup kita, dan menjadi tanda kehadiran Tuhan di rumah kita. Lilin yang bernyata juga menandakan pengusiran kegelapan dan kejahatan,” urainya.

Dijelaskan Pastor Yong, Tradisi Hari Raya Lilin itu bersumber dari peristiwa di Bait Allah Yerusalem, ketika Simeon menerima kanak-kanan Yesus yang dibawa oleh Maria dan Yusuf. Simeon berkata, “Mataku telah melihat keselamatan yang datang dari Allah, yaitu Terang bagi bangsa-bangsa”. Simeon merasa hidupnya sudah mencapai puncak karena ia telah melihat Yesus sebagai Mesias, dan Terang bagi umat manusia. Yesus adalah Terang, perjumpaan Simeon dan juga Hana dengan kanak-kanak Yesus, membuat hidup mereka merasa telah disempurnakan. Hidup mereka sendiri menjadi bercahaya. Terang itu dilambangkan dengan Lilin bernyala yang cahayanya memancarkan terang dan menghalau kegelapan dan dosa.

“Dalam kehidupan sehari-hari kita membutuhkan terang dan cahaya. Cahaya matahari memberi terang bagi kita, dan cahaya lampu memberi terang bagi kita. Tetapi lebih dari itu kita juga membutuhkan terang Rohani. Dunia sering kali membuat kita mengalami kegelapan. Kesulitan, kekurangan dan masalah sering kali membuat kita kehilangan terang dalam kehidupan. Semeon dan Hanna mengalami sukacita dan syukur setelah berjumpa dengan kanak-kanak Yesus. Pengalaman mereka mengajarkan kepada kita bahwa perjumpaan dengan Yesus menjadikan kita sendiri terang bagi orang lain, dan tandanya ialah sukacita atau kegembiraan,” tegasnya.

Pastor Yong menyatakan, setiap kali kita berjumpa dengan Yesus dalam Ekaristi atau perayaan sakramen-sakramen, kita juga mengalami terang Allah dan mengalami sukacita serta rasa syukur.

“Hari ini dalam Gereja, para imam dan biarawan-biarawati merenungkan dan menghayati persembahan dirinya kepada Tuhan melalui tahbisan dan kaul-kaul. Kita berdoa bagi mereka semua agar hidup bakti mereka dihayati dengan sungguh-sungguh dan menjadi terang dan berkat bagi banyak orang, khususnya yang mereka layani,” tandasnya.(man repi)

KONTEN POPULER

Latest articles

Umat WR Sta. Lidwina GPI Bantu Masyarakat di Stasi Kima Atas dan Stasi Mapanget Barat

Umat Wilayah Rohani Santa Lidwina, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) mengadakan...

Minggu Panggilan: Saat Umat Diteguhkan untuk Menjawab Suara Sang Gembala

Tahuna – Suasana penuh hikmat mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Paskah IV, yang juga dikenal...

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...

WKRI Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Penyuluhan Hukum Tentang Bullying dan KDRT

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) melaksanakan...

More like this

Umat WR Sta. Lidwina GPI Bantu Masyarakat di Stasi Kima Atas dan Stasi Mapanget Barat

Umat Wilayah Rohani Santa Lidwina, Paroki Bunda Teresa Calcutta Griya Paniki Indah (GPI) mengadakan...

Minggu Panggilan: Saat Umat Diteguhkan untuk Menjawab Suara Sang Gembala

Tahuna – Suasana penuh hikmat mewarnai Perayaan Ekaristi Minggu Paskah IV, yang juga dikenal...

Anggota LC Paroki Tahuna Terima Atribut. Pastor Jacob: LC Jadi Panutan di Tengah Umat

Tahuna – Perayaan Ekaristi memperingati Santo Georgius sekaligus penyerahan atribut bagi anggota Legio Christi...