Manado, 16 Februari 2025 – Sebanyak 125 pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP), Pengurus Wilayah Rohani (WR), serta kelompok kategorial mengikuti pembekalan di Aula Paroki St. Ignatius Manado. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan pelayanan para pengurus dalam mendukung program kerja Paroki tahun 2025.

Pembekalan dibagi menjadi tiga sesi. Pada sesi pertama, Pastor Paroki, Pst. John Montolalu, Pr, menekankan pentingnya peran pengurus dalam Gereja. Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan bahwa seorang pelayan Gereja harus:
1. Menjadi batu yang hidup, yaitu mampu menghidupkan organisasi dan kelompoknya.
2. Menjadi batu penjuru, yaitu memberikan arah dan bimbingan yang baik.
3. Tidak menjadi batu sandungan, yaitu menghindari tindakan yang dapat menghambat pelayanan dan perkembangan komunitas.
Sesi kedua diisi oleh Tim Sekretariat Paroki, Pak Hein Saneba, yang memaparkan program kerja Paroki St. Ignatius Manado tahun 2025. Dalam sesi ini, peserta diberikan gambaran tentang rencana dan target pelayanan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun.
Sesi ketiga diakhiri dengan diskusi interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, serta menyampaikan masukan dan harapan mereka terhadap program yang telah disampaikan.
Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus inti DPP, DKP, serta pengurus (KSB) WR dan kelompok kategorial seperti Orang Muda Katolik (OMK), Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (Sekami), Bentara Hati Kudus (BHK), dan kelompok Karismatik.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para pengurus semakin memahami peran mereka dalam pelayanan, mampu bekerja sama dengan baik, serta menjadi teladan bagi umat di Paroki St. Ignatius Manado.
