
Pada hari Selasa, 11 Maret 2025, telah dilaksanakan Ibadat Masa Prapaskah yang pertama dengan penuh hikmat dan sukacita iman. Ibadat ini bertempat di Rumah Keluarga Mokoagouw Hasimbala dan dipimpin oleh Ibu Meylanni Tampenawas. Sebanyak 15 umat hadir dengan hati yang rindu akan firman Tuhan dan berkomitmen untuk semakin bertumbuh dalam iman serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari panggilan iman kristiani.
Firman Tuhan diambil dari Kitab Kejadian 1:26-31, yang menegaskan bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, serta diberikan tanggung jawab untuk mengelola dan memelihara seluruh ciptaan-Nya. Bacaan ini mengingatkan kita bahwa bumi dan segala isinya adalah anugerah yang harus dijaga dengan penuh kasih dan tanggung jawab.
Melalui ibadat ini, umat diajak untuk semakin menyadari pentingnya pertobatan ekologis, yakni sikap bertobat yang bukan hanya menyangkut relasi dengan Tuhan dan sesama, tetapi juga dengan alam semesta. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk hidup selaras dengan kehendak Allah, menjaga lingkungan, serta membangun kesadaran bahwa merusak alam berarti mengabaikan anugerah Tuhan.
Semoga ibadat ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk semakin peduli terhadap ciptaan Tuhan, sehingga bumi yang kita tinggali tetap menjadi tempat yang baik dan layak bagi generasi kini dan yang akan datang. Tuhan memberkati kita semua.

