BerandaKatekesePulih oleh Kasih yang Tak Pernah Pergi

Pulih oleh Kasih yang Tak Pernah Pergi

Published on

spot_img

Sering kali kita menjalani hidup dengan hati yang lelah. Banyak tuntutan, harapan, dan kekecewaan membuat jiwa terasa kosong, seolah tidak pernah benar-benar menemukan tempat untuk beristirahat. Kita berusaha mengisi kekosongan itu dengan berbagai hal: kesibukan, pencapaian, atau pengakuan dari orang lain. Namun, semua itu tidak selalu mampu memberi ketenangan yang bertahan lama.

Allah hadir dengan kasih yang berbeda dari kasih manusia. Kasih-Nya tidak bergantung pada keberhasilan kita, tidak berkurang saat kita gagal, dan tidak pergi ketika kita jatuh. Dalam keheningan doa dan kepercayaan yang sederhana, kita belajar menyerahkan diri kepada kasih itu. Di sanalah jiwa mulai menemukan kedamaian, bukan karena hidup menjadi tanpa masalah, melainkan karena kita tahu kepada siapa kita bersandar.

Ketika kita membiarkan diri dipeluk oleh kasih Allah, perlahan hati kita dipulihkan. Luka-luka batin yang lama terpendam mulai disembuhkan, rasa takut digantikan oleh harapan, dan kegelisahan berubah menjadi kepercayaan. Dari pengalaman inilah lahir kekuatan baru untuk melangkah, meski jalan hidup tidak selalu mudah.

Kasih Allah yang kita terima tidak berhenti pada diri kita sendiri. Kita dipanggil untuk membagikannya kepada sesama melalui sikap sabar, pengampunan, dan kepedulian. Dengan demikian, hidup kita menjadi kesaksian nyata bahwa kasih Tuhan sungguh menghidupkan dan membawa damai bagi siapa pun yang mau membuka hati kepada-Nya.

KONTEN POPULER

Latest articles

Doa Lintas Agama dan Adat, Memohon Pemulihan Alam Gunung Awu

TAHUNA — Keprihatinan atas kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan...

RD. Jacob Adilang Hadiri Wisuda Polnustar, Gereja Hadir Mendukung Dunia Pendidikan

TAHUNA — Pastor Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, RD. Jacob Adilang, Pr., menghadiri prosesi...

Uskup Rolly Ingatkan Pendidikan Iman Anak Tak Cukup di Gereja

MANADO - Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estefanus Rolly Untu, MSC mengingatkan keluarga dan...

Pastor Jacob Adilang: Kita Tidak Hidup Sendiri, Kita Hidup dalam Komunitas

TAHUNA — Umat Katolik diajak untuk tidak bersikap acuh terhadap sesama, melainkan berani menegur...

More like this

Santo Tomas Rasul: Dari Pencari Bukti Menjadi Pewarta Injil

Setiap tanggal 3 Juli, Gereja merayakan Pesta Santo Tomas Rasul. Nama Santo Tomas sering...

Hati yang Lelah dan Kasih Tuhan yang Meneguhkan

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dan melelahkan. Berbagai...

Santo Efrem: Ketika Kata-Kata Menjadi Doa dan Lagu Menjadi Katekese

Ketika mendengar nama Santo Efrem, banyak orang mengenalnya sebagai Diakon, Bapa Gereja, dan pujangga...