Selasa 3 Desember 2024
(1 Kor.9:16-19.22-23; Mrk.16:15-20); Pesta Santo Fransiskus Xaverius, Imam
Kita sering melihat orang-orang yang menjalankan misi di berbagai bidang. Ada guru yang mengabdikan hidupnya untuk mendidik generasi muda, dokter yang bekerja tanpa lelah demi menyelamatkan nyawa, dan lain sebagainya. Masing-masing dari mereka menjalankan tugas yang tidak mudah, tetapi semua dilakukan dengan semangat pelayanan. Pertanyaannya, bagaimana dengan kita? Apakah kita menyadari bahwa setiap kita juga memiliki panggilan dan misi dalam hidup ini?
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memberi perintah yang jelas kepada murid-murid-Nya: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Ini bukan hanya panggilan bagi para rasul, tetapi bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Misi Yesus adalah misi kita. Kita diutus untuk menjadi saksi kasih Tuhan di dunia, tidak hanya melalui kata-kata, tetapi terutama melalui tindakan nyata. Dalam melaksanakan misi ini, Yesus berjanji akan menyertai kita dengan tanda-tanda yang menunjukkan kuasa dan kehadiran-Nya.
Namun, tugas perutusan ini bukan tanpa tantangan. Dunia sering kali penuh dengan kegelapan, ketidakadilan, dan penderitaan. Kadang, kita merasa kecil dan tidak mampu membawa perubahan. Tetapi bacaan ini mengingatkan kita bahwa kita tidak bekerja sendirian. Tuhan sendiri yang akan bekerja melalui kita, meneguhkan setiap usaha kita untuk mewartakan Injil. Tanda-tanda seperti keberanian, pengampunan, dan penyembuhan menjadi bukti bahwa Tuhan hadir di tengah-tengah misi kita.
Mari kita merenungkan, apakah kita sudah siap diutus? Apakah kita berani melangkah keluar dari zona nyaman kita untuk menjadi saksi kasih Tuhan di lingkungan keluarga, pekerjaan, dan masyarakat? Sebagaimana santo Fransiskus Xaverius yang kita rayakan pestanya hari ini. Orang kudus yang siap diutus sampai ke wilayah kita. Dia yang rela meninggalkan zona nyaman demi mewartaan Kristus. Mari kita meneladan dia dan senantiasa memohon rahmat agar kita mampu dan kuat menjalani tugas perutusan kita masing-masing. (mD)
Ya Yesus, bimbinglah kami untuk menjalani tugas perutusan kami. Amin
