
Santo Tarsisius adalah seorang martir muda yg dikenal sebagai pelindung para putra-putri altar.
Teladan Santo Tarsisius mengajarkan beberapa hal penting :
1. Iman yang kokoh: Tarsisius menunjukkan iman yang luar biasa pada usia yang sangat muda. Ia mempercayai pentingnya menjaga kesucian Ekaristi, meskipun harus mengorbankan hidupnya.
2. Keberanian dan pengorbanan: Tarsisius rela mengorbankan nyawanya demi membela imannya dan melindungi sesuatu yang dianggap kudus. Ia memberi contoh bagaimana seharusnya seorang Kristen memegang teguh iman dalam situasi sulit.
3. Kesetiaan pada tugas: Tarsisius dengan setia melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya oleh imam. Meskipun tugas itu penuh risiko, ia tetap melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.

Minggu, 2 Maret 2025, Paroki St. Ignatius Manado mengadakan pertemuan dan pembinaan bagi calon pengurus Putra-Putri Altar (PPA). Kegiatan ini dihadiri oleh para calon pengurus serta pembina yang memberikan arahan mengenai tugas dan tanggung jawab mereka. Pertemuan ini bertujuan untuk mempersiapkan para calon pengurus PPA agar memiliki pemahaman mendalam dan siap menjalankan peran mereka dalam melayani gereja. Pembinaan dilakukan melalui diskusi dan pelatihan yang dipandu oleh para pembina, memberikan panduan langsung terkait peran mereka di masa mendatang.

Dengan teladan Santo Tarsisius diharapkan para calon pengurus dapat memberikan teladan kepada teman-teman PPA tentang nilai-nilai kesetiaan, keberanian, tanggung jawab dan cinta akan iman.

